Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik

Anak penjual bubur kacang, Rima, buktikan keterbatasan bukan halangan. Sambil kerja dan hadapi ayah sakit, ia sukses jadi lulusan terbaik UIN Walisongo Semarang.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:27 WIB
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik
Rima, salah satu lulusan terbaik Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, di Semarang, Jumat (21/8/2026). [ANTARA/HO-UIN Walisongo Semarang]
Baca 10 detik
  • Anak penjual bubur kacang bernama Rima berhasil lulus sebagai wisudawan terbaik Prodi KPI UIN Walisongo Semarang.
  • Rima menyelesaikan kuliah dengan penuh perjuangan sambil bekerja sambilan dan menghadapi kondisi ayahnya yang sedang sakit.
  • Skripsi Rima mengkaji strategi komunikasi Pondok Pesantren Sabilul Huda Brebes dalam meningkatkan citra positif lembaga pendidikan Islam.

SuaraJawaTengah.id - Dulu, kuliah bagi Rima hanya sebatas angan-angan. Berasal dari keluarga sederhana, ia tidak pernah membayangkan suatu hari bisa berdiri sebagai lulusan terbaik Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah.

Namun, keterbatasan ekonomi tidak membuat perempuan yang dikenal sebagai anak penjual bubur kacang itu berhenti bermimpi.

Rima justru menjalani kuliahnya dengan penuh perjuangan. Di tengah aktivitas akademik, ia harus bekerja sebagai pekerja lepas dan tetap aktif berorganisasi untuk menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.

Baginya, bisa bertahan hingga menyelesaikan pendidikan saja sudah merupakan pencapaian besar.

Baca Juga:Pengacara Yoyok Sukawi Bantah Aset Disita, Kuasa Jual Juga Ditolak PN Semarang

Karena itu, ketika namanya diumumkan sebagai wisudawan terbaik, Rima mengaku tidak pernah benar-benar menyangka.

“Saya tidak menyangka. Menjadi wisudawan terbaik ini saya anggap sebagai bonus dan hadiah dari Allah atas perjalanan panjang yang saya jalani,” katanya di Semarang, Sabtu (22/8/2026).

Perjalanan tersebut semakin berat ketika sang ayah, Amirudin, jatuh sakit.

Di tengah kondisi keluarga yang tidak mudah, sang ibu, Saryuni, tetap menjadi sumber kekuatan. Sebagai ibu rumah tangga, ia terus memberikan doa, motivasi, dan dukungan kepada Rima agar tidak menyerah menyelesaikan pendidikan.

Justru dari perjuangan kedua orang tuanya itulah Rima menemukan alasan untuk terus bertahan.

Baca Juga:3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

“Kalau mereka terus berjuang untuk saya, saya juga tidak boleh menyerah terhadap perjuangan yang sudah saya mulai,” tuturnya.

Kalimat itu menjadi pegangan Rima ketika harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, organisasi, dan persoalan keluarga.

Ia tidak memasang target muluk selama menjalani pendidikan. Baginya, lulus tepat waktu sudah cukup.

Namun, perjuangan panjang tersebut akhirnya membawa hasil lebih dari yang ia bayangkan.

Rima berhasil menyelesaikan skripsi berjudul “Strategi Komunikasi Kehumasan Pondok Pesantren Sabilul Huda Kabupaten Brebes dalam Meningkatkan Citra Positif sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang Terpercaya.”

Melalui penelitian tersebut, ia mengkaji bagaimana lembaga pendidikan Islam membangun citra positif sekaligus mendapatkan kepercayaan masyarakat melalui strategi komunikasi dan kehumasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini