276 Korban MBG Dirawat, Pemkab Batang Minta SPPG Bertanggung Jawab

276 korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis di Batang, Jateng, berangsur pulih. Pemkab pastikan tak ada korban jiwa dan minta pertanggungjawaban penyalur.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 24 September 2026 | 11:34 WIB
276 Korban MBG Dirawat, Pemkab Batang Minta SPPG Bertanggung Jawab
Para korban dugaan jeracunan makanan progranm makan bergizi gratis sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit di Batang, Rabu malam (23/9/2026). [ANTARA/Kutnadi]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 276 orang di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis.
  • Pemerintah Kabupaten Batang memastikan seluruh korban yang dirawat di rumah sakit kini kondisinya sudah mulai membaik.
  • Pemerintah daerah meminta seluruh fasilitas kesehatan menampung korban serta akan menuntut pertanggungjawaban pihak distributor makanan.

SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 276 orang yang diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dilaporkan mulai membaik setelah mendapat perawatan di rumah sakit maupun puskesmas.

Pemerintah Kabupaten Batang memastikan kondisi para korban terus dipantau, menyusul dugaan keracunan yang terjadi di sejumlah lembaga pendidikan di Kecamatan Bawang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi mengatakan sebagian korban masih menjalani perawatan, termasuk di RSUD Batang.

Ia bahkan memantau langsung kondisi pasien hingga Kamis pagi setelah sebelumnya melakukan pemantauan sampai malam hari.

Baca Juga:Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

“Tadi pagi sekitar pukul 06.30 WIB saya memantau di RSUD Batang, tadi malam juga sampai pukul 23.45 WIB. Alhamdulillah, kondisinya sudah membaik semua daripada sebelumnya,” kata Ida di Batang, Kamis (24/9/2026).

Bantah Ada Korban Meninggal

Ida sekaligus membantah informasi yang menyebut terdapat korban meninggal dunia akibat dugaan keracunan MBG tersebut.

Menurut dia, hingga Kamis pagi tidak ada laporan mengenai pasien yang meninggal dunia.

“Kalau ada laporan yang meninggal pasti saya langsung ditelepon. Belum meninggal pun pasti sudah ada telepon dan pagi ini pun, alhamdulillah justru kondisi mereka mulai membaik,” ujarnya.

Baca Juga:Jateng Punya 4,8 Juta UMKM, Wakil Ketua DPRD: Jangan Cuma Banyak, Tapi Harus Naik Kelas!

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah penanganan ratusan korban yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.

Pemkab Batang kini masih menunggu perkembangan kondisi seluruh pasien sekaligus penanganan lebih lanjut terkait dugaan keracunan tersebut.

Semua Fasilitas Kesehatan Diminta Tampung Korban

Wakil Bupati Batang Suyono meminta seluruh rumah sakit maupun puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap membuka kapasitas untuk menampung korban.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh warga yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG bisa segera memperoleh penanganan medis.

“Kami meminta semua rumah sakit dapat menampung semua korban agar mendapatkan penanganan medis,” kata Suyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini