Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul

Demak bangun hybrid sea wall 900 meter di Sayung senilai Rp10 miliar untukatasi banjir rob,serta siapkan groundbreaking Giant Sea Wall pada Oktober 2026.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 05 Oktober 2026 | 18:01 WIB
Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul
IIustrasi Hybrid Sea Wall di Sayung, Demak. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan anggaran sepuluh miliar rupiah untuk membangun tanggul laut hibrida sepanjang sembilan ratus meter di Sayung Demak tahun 2026.
  • Proyek pelindung pantai tersebut memadukan struktur beton dan penanaman mangrove untuk mengurangi gelombang serta mendorong sedimentasi laut secara ekologis.
  • Bupati Demak menyatakan proyek tanggul raksasa Pantura dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama pada tujuh belas Oktober tahun 2026 mendatang.

SuaraJawaTengah.id - Upaya menghadapi ancaman banjir rob di pesisir Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mulai diperkuat melalui pembangunan hybrid sea wall sepanjang 900 meter di Kecamatan Sayung.

Pembangunan tanggul laut tersebut kini masih berlangsung di wilayah Surodadi, Sayung, dengan dukungan anggaran Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 2026.

Bupati Demak Eisti'anah mengatakan pembangunan hybrid sea wall menjadi salah satu langkah konkret untuk memperkuat perlindungan wilayah pesisir yang selama ini berulang kali menghadapi ancaman banjir rob.

“Pembangunan hybrid sea wall tersebut mendapatkan anggaran sebesar Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun ini (2026). Titiknya di daerah Sayung, Surodadi,” ujar Eisti'anah di Demak, Senin.

Baca Juga:Penanganan Rob Sayung Demak Dimaksimalkan, Tiga Unit Pompa Kerja 24 Jam

Berbeda dengan tanggul konvensional, konsep hybrid sea wall menggabungkan struktur teknis dengan pendekatan berbasis ekosistem. Struktur pelindung pantai akan dipadukan dengan penanaman mangrove untuk membantu mengurangi energi gelombang sekaligus mendorong terbentuknya sedimentasi di kawasan pesisir.

Eisti'anah mengatakan pembangunan tersebut belum selesai dan masih berada dalam tahap pelaksanaan.

“*Hybrid sea wall itu nanti seperti yang dulu dapat bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), nanti ada bis betonnya, kemudian ada mangrovenya, sehingga nanti ada penumpukan sedimen laut,” jelasnya.

Pemkab Demak juga melibatkan kalangan akademisi dalam pelaksanaan program tersebut, termasuk pakar dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Keterlibatan akademisi diharapkan dapat mendukung penerapan konsep perlindungan pesisir agar sesuai dengan kondisi kawasan Sayung.

Dua Lapis Perlindungan Pesisir

Baca Juga:Dilema Bencana di Demak, Air Dipompa Malah Banjir Makin Tinggi, 53 Ribu Jiwa Merana

Pembangunan hybrid sea wall di Sayung menjadi bagian dari penanganan jangka pendek hingga menengah terhadap ancaman rob di Demak.

Di saat proyek tersebut masih dikerjakan, pemerintah juga tengah menyiapkan proyek perlindungan pesisir dalam skala yang jauh lebih besar melalui pembangunan Giant Sea Wall Pantura.

Eisti'anah menyebut proyek Giant Sea Wall tersebut direncanakan memasuki tahap groundbreaking pada 17 Oktober 2026.

Informasi itu, kata dia, diperoleh dari Badan Otorita Penanggulangan Pantura Jawa (BOPPJ).

“Insya Allah tanggal pertengahan Oktober 2026 akan dilakukan groundbreaking. Semoga bukan hanya peletakan saja, tetapi langsung dilakukan dengan kegiatan atau program selanjutnya,” katanya.

Menurut Eisti'anah, koordinasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemkab Demak terkait penanganan persoalan pesisir juga terus dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini