- Irjen Pol Roy Hardi Siahaan resmi memimpin Polda Jawa Tengah menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo pada Selasa, 6 Oktober 2026.
- Kapolda Jateng yang baru memerintahkan seluruh personelnya agar tidak pernah mundur dalam menghadapi kejahatan meresahkan seperti narkotika dan begal.
- Roy juga meminta jajarannya untuk melindungi kelompok rentan serta meningkatkan kecepatan respons terhadap berbagai laporan pertolongan masyarakat.
Ia meminta anggota bekerja dengan hati yang ikhlas, bukan hanya mengandalkan profesionalisme.
“Tidak sekadar profesionalisme, tetapi bekerja dengan hati ikhlas dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.
Roy menyadari tugas memimpin Polda Jawa Tengah bukan perkara ringan. Jawa Tengah memiliki dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang terus berkembang, sementara tuntutan masyarakat terhadap kinerja kepolisian juga semakin tinggi.
Karena itu, ia meminta seluruh personel menjadikan tiga perintah tersebut sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Baca Juga:Gus Yasin Bongkar Peran Penting Anak Muda Jateng Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045
Pesan itu sekaligus menjadi penanda awal kepemimpinan Roy Hardi Siahaan di Jawa Tengah: tegas terhadap kejahatan, cepat merespons masyarakat, dan memberikan perlindungan kepada kelompok yang membutuhkan.
Roy Hardi Siahaan sebelumnya menjabat sebagai pejabat di lingkungan Polri dan kini dipercaya memimpin Polda Jawa Tengah menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.