Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Pemkot Semarang menggelar peringatan ke-81 Pertempuran Lima Hari di Tugu Muda untuk mengenang pengorbanan para pejuang kemerdekaan, melibatkan 2.000 orang.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:43 WIB
Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945
Tugu Muda Semarang (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Semarang menyelenggarakan peringatan ke-81 Pertempuran Lima Hari di Tugu Muda pada Rabu malam (14/10/2026).
  • Ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat dijadwalkan mengikuti upacara dan pementasan teatrikal sejarah perjuangan kemerdekaan tersebut.
  • Dinas Perhubungan Kota Semarang menyiapkan rekayasa lalu lintas dan kantong parkir untuk mendukung kelancaran acara.

SuaraJawaTengah.id - Sejarah perlawanan rakyat Semarang terhadap tentara Jepang pada 14–18 Oktober 1945 akan kembali dihidupkan melalui peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Rabu (14/10/2026) malam. Lebih dari 2.000 orang dijadwalkan terlibat dalam peringatan ke-81 yang dipusatkan di kawasan Monumen Tugu Muda dan halaman Museum Mandala Bhakti.

Peringatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk mengenang pengorbanan para pejuang dan warga yang mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satu rangkaian utamanya adalah teatrikal sejarah yang memperagakan kembali peristiwa pertempuran di kawasan bersejarah tersebut.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyaksikan peringatan tersebut agar lebih mengenal sejarah perjuangan di kotanya sendiri.

“Ini sejarah kota kita sendiri. Ajak keluarga, ajak anak-anak, supaya mereka tahu apa yang pernah diperjuangkan di sini,” kata Agustina di Semarang, Selasa.

Baca Juga:Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Menurut Agustina, perjuangan dalam Pertempuran Lima Hari tidak hanya melibatkan tokoh-tokoh besar, tetapi juga masyarakat biasa yang ikut mempertahankan kemerdekaan di tengah situasi perang.

“Yang berjuang waktu itu orang-orang biasa. Tugas kita yang hidup hari ini adalah merawat apa yang mereka tinggalkan,” ujarnya.

Mengenang Gugurnya dr Kariadi

Pertempuran Lima Hari di Semarang bermula pada 14 Oktober 1945, ketika delapan anggota Polisi Istimewa yang berjaga di tandon air Wungkal diserang tentara Jepang.

Pada malam yang sama, dr Kariadi, kepala laboratorium rumah sakit yang hendak memeriksa kabar dugaan peracunan air, dicegat dan gugur. Peristiwa tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian sejarah pertempuran yang kemudian meluas di sejumlah kawasan Kota Semarang.

Baca Juga:BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

Sehari setelahnya, ribuan tentara Jepang bersenjata lengkap menyerbu pusat kota. Mereka menghadapi perlawanan dari para pemuda, Badan Keamanan Rakyat (BKR), polisi, dan warga yang menggunakan persenjataan seadanya.

Pertempuran berlangsung selama lima hari hingga 18 Oktober 1945, ketika perundingan mengakhiri bentrokan. Tidak kurang dari 2.000 pemuda dan pejuang gugur dalam peristiwa tersebut.

Melalui peringatan tahunan ini, Pemerintah Kota Semarang berupaya menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap perjuangan para pendahulu, sekaligus memperkenalkan sejarah lokal kepada generasi yang tidak mengalami langsung masa perjuangan kemerdekaan.

Libatkan Ribuan Peserta

Peringatan tahun ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi. Sebanyak 1.051 peserta upacara berasal dari unsur TNI, Polri, taruna, pelajar, mahasiswa, dan relawan sosial. Selain itu, terdapat sekitar 300 tamu undangan serta personel pendukung dari 37 instansi dan perangkat daerah.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB di kawasan Tugu Muda dan halaman Museum Mandala Bhakti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini