- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memperketat pengawasan distribusi pangan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2027 di Magelang.
- Pemerintah daerah bersinergi dengan aparat penegak hukum guna mencegah penimbunan dan spekulasi harga bahan pokok masyarakat.
- Daerah surplus diminta bekerja sama dengan wilayah defisit serta mengoptimalkan peran BUMD demi menjaga stabilitas pasokan pangan.
Luthfi menekankan, pengendalian inflasi membutuhkan kesiapan seluruh pemerintah daerah, mulai dari pemetaan stok, kebutuhan konsumsi, hingga jalur distribusi pangan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan bersama mengenai pasokan pangan pokok untuk pengendalian inflasi. Kerja sama itu melibatkan pelaku usaha, koperasi, badan usaha milik petani, kelompok tani, dan petani champion dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Selain itu, Gubernur menyerahkan secara simbolis dukungan Program Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah kepada 10 kelompok penerima dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah.
Melalui penguatan pengawasan, kerja sama pasokan antardaerah, dan optimalisasi penyerapan hasil pertanian, Pemprov Jateng berupaya menjaga agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau selama periode Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga:Kepala BPK Jateng Ikut Terjaring OTT Bupati Klaten, KPK Sita Rp1 Miliar