Tuntaskan Masalah Klasik Pesisir, BPGMN Bidik Program Jambanisasi Warga Pantura

Pemerintah melalui BPGMN mendorong program jambanisasi dan sanitasi di pesisir utara Jateng, yang disinergikan dengan pemulihan mangrove demi kesehatan warga.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 06 November 2026 | 15:51 WIB
Tuntaskan Masalah Klasik Pesisir, BPGMN Bidik Program Jambanisasi Warga Pantura
Kepala BPGMN, Prof. Satyawan Pudyatmoko, dan Wakil Kepala BPGMN, Mayjen TNI Sriyanto saat melihat kondisi pembangunan jambanisasi di pemukiman Kawasan pesisir utara, desa Kartika jaya Kabupaten Kendal, Jumat (6/11/2026).
Baca 10 detik
  • BPGMN bersama kementerian dan pemda mendorong program jambanisasi di pesisir utara Jawa Tengah untuk mengatasi kesulitan warga.
  • Pemerintah melaksanakan identifikasi kebutuhan sanitasi di berbagai wilayah pesisir untuk menentukan skala prioritas pembangunan fasilitas MCK.
  • Program pembangunan fasilitas sanitasi dasar tersebut disinergikan secara langsung dengan kegiatan pemulihan ekosistem mangrove setempat.

"Untuk lebih menjaga kesehatan warga pesisir, maka program sanitasi seperti pembuatan MCK ini juga menjadi salah satu program yang akan kita kerjakan tentu saja bersama-sama dengan pemerintah daerah, dengan desa, filantropi misalnya dan juga dengan kementerian-kementerian lain," kata Prof. Satyawan.

Dia menjelaskan, kebutuhan fasilitas sanitasi setiap wilayah berbeda-beda. Di Desa Kartika Jaya sendiri, berdasarkan informasi kepala desa, sebagian besar kebutuhan MCK telah tersedia. Namun, masih terdapat dua kebutuhan yang perlu diperhatikan.

Karena itu, pemerintah perlu melihat kondisi setiap wilayah sebelum menentukan jumlah dan bentuk fasilitas sanitasi yang akan dibangun.

Sanitasi Dasar Jadi Fondasi Pembangunan Masyarakat

Baca Juga:Dari Tambakmulyo untuk Jateng: Mimpi Sanitasi Layak Menuju SDGs

Dukungan terhadap pemenuhan akses sanitasi dasar juga disampaikan Ketua Umum Garuda Nusantara 08 Indonesia Emas (GN 08), Agus S Winarto.

Dia mengatakan, organisasinya telah memiliki perhatian terhadap persoalan sanitasi dasar sejak 2014. Menurutnya, akses terhadap air bersih dan sanitasi layak merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Agus menjelaskan, pemenuhan sanitasi dasar juga menjadi bagian dari agenda Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Salah satu target dalam agenda tersebut adalah memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak.

"Nah karena pemerintah pusat sudah approve (setuju) terkait usulan salah satu poin dalam SDGs tersebut, yakni sanitasi dasar, kita mencoba untuk memasukkan pada level provinsi dan kota madya," ungkap Agus Winarto.

Baca Juga:Akhirnya Punya WC, Buruh Semarang Ini Tak Perlu Lagi Buang Hajat di Sungai

Dia menilai, pemenuhan sanitasi dasar yang layak bagi masyarakat merupakan fondasi penting dalam pembangunan. Sebab, ketersediaan fasilitas sanitasi tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berhubungan dengan kesehatan dan kualitas lingkungan tempat tinggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak