SuaraJawaTengah.id - Penyebab kematian mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, DN (25) hingga saat ini masih menjadi misteri. Teman korban yang tinggal satu indekos juga tidak mengetahui secara pasti penyebabnya.
Meski begitu, teman korban memastikan penyebabnya bukan karena masalah asmara. Hal itu diungkapkan oleh salah satu teman dekat DN, Sri Rahayu yang biasa disapa Ayu (25).
Ayu yang pernah kuliah di kampus yang sama di Kalimantan Barat dengan DN mengatakan, selama ini temannya tersebut tidak pernah mempunyai cpacar.
"Kalau soal asmara sepertinya tidak mungkin. Dia tidak pernah bercerita tentang cowok," katanya kepada Suara.com, Selasa (18/6/2019).
Ayu menambahkan, selama ini memang ada sosok laki-laki yang sempat mendekatinya. Tetapi, kisah itu tidak sampai pada hubungan yang lebih serius.
"Kalau cowok yang mendekatinya memang ada. Semalem cowok itu juga sempat datang ke kamar mayat RSUD dr Moewardi, Solo," imbuh Ayu.
Hal yang sama disampaikan penjaga kos, Sunarti (63). Narti mengatakan, pernah ada seorang laki-laki datang ke indekos dan membawa oleh-oleh.
"Karena waktu itu mbak DN tidak di tempat, oleh-oleh dititipkan ke tempat saya. Ada pisang, roti dan apa gitu," urai Narti.
Untuk diketahui, DN nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar kosnya di Gendingan, Jebres, Solo, Senin (17/6/2019). DN nekat mengakhiri hidupnya diduga karena depresi.
Baca Juga: Tewas Gantung Diri di Indekos, DN Sering Menyendiri di Bangku Kampus
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Tewas Gantung Diri di Indekos, DN Sering Menyendiri di Bangku Kampus
-
Mahasiswi Gantung Diri di Indekos, Ayu Tak Sadar Ajak Ngobrol Mayat Korban
-
Biasa Tidur Bareng, Ayu Menyesal DN Nekat Bunuh Diri di Kamar Kos
-
Dikenal Ramah, Mahasiswa S2 Gantung Diri Bikin Syok Penjaga Indekos
-
Diduga Alami Depresi, Seorang Mahasiswi Nekat Gantung Diri
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman