SuaraJawaTengah.id - Bencana kekeringan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilaporkan sudah melanda 23 desa yang tersebar di 12 kecamatan di kabupaten itu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Ariono Poerwanto mengatakan, 12 kecamatan itu meliputi Kecamatan Patikraja, Sumpiuh, Karanglewas, Rawalo, Kalibagor, Jatilawang, dan Purwojati. Kemudian Kecamatan Cilongok, Tambak, Kebasen, Gumelar dan Somagede.
Untuk memenuhi kebutuhan air di daerah kekeringan itu, BPBD Banyumas menyalurkan bantuan air bersih. Air bersih yang disalurkan sudah mencapai 279 tangki. Satu tangki berkapasitas 5.000 liter, sehingga total air bersih bantuan mencapai 1.395.000 liter.
“Bantuan air bersih disalurkan untuk membantu 7.024 keluarga dengan jumlah jiwa 24.358 orang yang mengalami kesulitan air bersih,” kata Ariono kepada Suara.com, Jumat (2/8/2019).
Merujuk data BPBD, secara keseluruhan terdapat 71 desa/kelurahan di Banyumas yang rawan krisis air bersih. Desa tersebut tersebar di 17 kecamatan.
Untuk kemarau tahun ini BPBD Banyumas menyiapkan 1.000 tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter.
Kontributor : Teguh Lumbiria
Berita Terkait
-
Penemuan Mayat di Lorong Pasar Gegerkan Warga Sokaraja Banyumas
-
BNPB: 2.347 Desa di 7 Provinsi Dilanda Kekeringan hingga Bulan September
-
Ahli Waris Petugas Pemilu Meninggal Terima Santunan dari KPU
-
Fakta Baru Kasus Mutilasi Banyumas: Deni Bakar Pakaian Korban di Kampungnya
-
Kasus Mutilasi di Banyumas, Deni Jalani Rekonstruksi 87 Adegan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja