SuaraJawaTengah.id - Progres pengerjaan proyek Stadion Manahan Solo sampai saat ini sudah mencapai lebih dari 83 persen. Stadion yang digadang-gadang bakal menjadi mini Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) itu bakal memiliki sejumlah fasilitas mumpuni.
Fasilitas itu seperti lighting atau lampu penerangan, kualitas rumput, ruang ganti pemain dan juga berbagai fasilitas lainnya. Selain kemegahannya, yang tidak kalah uniknya adalah pemandangan pada tribun penonton.
Berbeda dengan tribun di kebanyakan stadion. Kursi tribun di Stadion Manahan menggunakan motif batik kawung.
Motif ini merupakan inisiatif dari Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Pria yang sempat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjabat sebagai Wali Kota Solo itu mengatakan, dirinya tidak hanya sekadar memilih motif batik untuk menghiasi tribun stadion.
"Fisolofi motif ini adalah tentang kehidupan. Di dalam sebuah kehidupan kita harus terus mengingat kepada yang kuasa," ujar dia kepada Suara.com, Jumat (2/8/2019).
Selain itu, motif kawung tersebut juga menunjukkan jati diri bangsa Indonesia. Dengan begitu, saat menjejaki Stadion Manahan diharapkan bisa timbul semangat yang menggelora.
"Kawung ini menunjukkan jati diri kita sebagai Bangsa Indonesia, " katanya.
Proyek dengan dana mencapai Rp 301,33 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini ditargetkan rampung Oktober mendatang.
Mega proyek ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Adhi Karya (Persero) Tbk Kerjasama Operasi (KSO) dengan PT Penta Rekayasa rencananya akan selesai pada September mendatang.
Baca Juga: Tabrak Lari Overpass Manahan Solo Viral, Ini Pengakuan Keluarga Korban
"September Stadion sudah rampung tapi landscape di luarnya belum selesai. Kalau selesai sepenuhnya ya Desember, dan Januari baru bisa digunakan," kata Rudy.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solo, Joni Hari Sumantri mengatakan, Stadion Manahan akan sesuai standar FIFA. Rumputnya menggunakan rumput Zoysia Matrella, kemudian ada sauna, jacuzzi kolam untuk berendam.
Selain itu juga ada ruang khusus untuk press conference, untuk lighting sebesar 1.500 Lux. Dengan kapasitas ini, diklaim akan menghadirkan kualitas broadcasting yang cukup bagus.
"Untuk kapasitas berkurang dari sebelumnya sebanyak 22 ribu menjadi 20 ribu penonton. Ini karena semua tribun sudah dipasang kursi," katanya.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Sejak 1970, Menyeruput Tahok Kretek Gantung Pak Wagiman nan Melegenda
-
Surprise Lagu 'Indonesia Pusaka' di Pesawat, Aksi Mahasiswa Solo Ini Viral
-
Napi Rutan Solo Nyaris Melarikan Diri Jebol Tembok Tahanan
-
Dijagokan Maju Pilwakot, Ini Nasihat Wali Kota Solo untuk Putra Jokowi
-
Mengulik Sejarah Panjang Motor Roda Dua di Tanah Air Bareng Iron Buffalo
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terkini
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran
-
10 Mobil LCGC Terbaik dengan Harga 100 Jutaan yang Wajib Anda Miliki!
-
7 Langkah Cepat Pemprov Jateng Atasi Bencana di Jepara, Kudus, dan Pati
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang