SuaraJawaTengah.id - Langkah anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka yang dikabarkan mencalonkan diri dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo 2020 turut memanaskan suhu politik kota tersebut.
Pegiat Purnomo Centre Farid Sunarto mengkritik keras langkah yang dilakukan Gibran untuk maju Pilkada Solo. Farid bahkan menyebut cara berburu kekuasaan tersebut barbar karena melanggengkan politik dinasti.
Untuk diketahui, Padahal DPC PDIP Solo telah menetapkan calon tunggal yang diajukan ke DPP PDIP untuk maju dalam Pilkada Solo yakni Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Purnomo-Teguh).
Farid mengkritik langkah Gibran mengikuti penjaringan cawali Solo melalui PDIP karena berpotensi menggusur pasangan Purnomo-Teguh yang telah ditetapkan sebagai calon dari DPC PDIP Kota Solo.
“Kasihan Pak Purnomo dan Pak Teguh jika ditelikung. Saya dan Pak Purnomo sahabat dekat, seperti bapak anak,” ujarnya seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com pada Rabu (9/10/2019).
Kritikan pedas Farid tersebut sebelumnya, disampaikan dalam status WhatsApp (WA) pribadinya pada Selasa (8/10/2019) malam. Farid mengunggah tulisan status 'Kalo caramu berburu kekuasaan ala barbar melanggengkan dinasti ayahmu serius...Aku melawan serius....Kita Lihat Siapa yang menang...!' menanggapi pemberitaan media cetak Solo Pos. Hal tersebut pun diakui Farid.
Kekinian, Gibran dan Achmad Purnomo bertarung ketat untuk mendapatkan rekomendasi Cawali Solo dari DPP PDIP. Dalam perjalanan kedua kandidat, Purnomo mendapat dukungan dari jajaran kader PDIP Solo, sedangkan Gibran didukung sejumlah pengurus DPP PDIP.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo Muhammad Bilal menilai sah-sah langkah yang dilakukan Gibran sah-sah saja sebagai warga negara Indonesia dalam berproses menuju Pilkada Solo 2020.
Dia mengemukakan tidak ada regulasi yang melarang anak presiden meramaikan bursa pemilihan kepala daerah. Apalagi pada akhirnya yang menentukan siapa yang akan duduk di kursi kepala daerah bukan satu atau dua orang saja.
Baca Juga: Jika Gibran Jadi Ikut Pilkada, Fahri: Bisa Rusak Citra Babenya
“Kalau rakyat menghendaki, dan saat pilihan ternyata menang, mau apalagi. Itu adalah keputusan rakyat,” ujar dia.
Berita Terkait
-
Jika Gibran Jadi Ikut Pilkada, Fahri: Bisa Rusak Citra Babenya
-
Ditanya Peluang Gibran di Solo, Puan: Enggak Tahu, Daftar Saja Belum
-
Gibran Mau Nyalon Wali Kota, Ini Saran Menohok Fahri Hamzah
-
Gibran Berubah Pikiran hingga Ikut Parpol, Rachel Maryam: Dulu Juga Ayahnya
-
Gibran Maju Pilkada, Jubir Prabowo Komentar dan Unggah Buku Dinasti Rente
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah
-
Duh! 100 Dapur MBG Fiktif Ditemukan di Cilacap, Ada yang Berlokasi di Tengah Hutan hingga Makam
-
Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan