"Bukan sembilan takmir masjid, tapi empat takmir masjid yang ikut akad pernikahan," jelasnya.
Tak hanya data jumlah takmir yang menurutnya salah. Sebelumnya, dikabarkan jika jumlah orang yang ikut akad berjumlah 30 orang, namun menurutnya jumlah tersebut salah.
"Yang benar, jumlah orang yang datang di akad nikah itu sekitar 19 orang. Itupun sudah termasuk perwakilan kelaurga mempelai laki-laki dan perempuan," ucapnya.
Sampai saat ini, keluarganya sudah melakukan isolasi mandiri. Setelah mendengar orangtua dan kakanya meninggal karena Covid-19, keluarga besarnya yang berjumlah 8 orang sudah melakukan tes swab mandiri.
"Kita kemarin sudah tes swab mandiri, habisnya banyak itu. Kita tes swab di RSI Sultan Agung Semarang dan RS Tlogorejo Semarang," paparnya.
Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Pribadi mengatakan, acara pernikahan tersebut telah terjadi kluster penularan Covid-19. Ia menyebut, lima dari sembilan takmir masjid dinyatakan terpapar virus corona yang dilaksanakan pada 11 Juni 2020 yang lalu. Selain itu, sebanyak 30 warga yang datang ke pesta pernikahan tersebut diketahui positif Covid-19.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun