SuaraJawaTengah.id - Remaja berinisial RA (17), menjadi korban eksploitasi anak di sebuah karaoke di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Saat menjadi pemandu karaoke, RA dipaksa untuk memakai pakaian sexy, berjoget, bahkan harus rela untuk dipeluk oleh tamu yang datang.
RA bekerja di sebuah karaoke bernama Niszar milik Raka Pradi Wardana yang terletak di Jalan Pelabuhan Ratu, Samborejo (area relokasi pasar Johar baru) Kota Semarang.
"Korban sudah bekerja di karaoke tersebut sejak dua tahun yang lalu," jelas Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Asep Mauludin kepada SuaraJawatengah.id, Rabu (19/8/2020).
Asep membenarkan, jika Raka telah mempekerjakan RA menjadi pemandu karaoke sejak umurnya masih 15 tahun.
Sejak saat itu, RA hanya digaji ketika melayani tamu saja karena hitungan gaji untuk RA hanya berdasarkan hitungan jam.
"RA itu digaji Rp 15 ribu per jam untuk harga paket," ujarnya.
Sedangkan, untuk harga reguler RA digaji Rp 20 ribu per jam. Menurutnya, selain gaji yang tak manusiawi RA juga diperkirakan secara tak manusiawi.
Korban dipaksa bekerja mulai pukul 09.00 hingga pukul 04.00 WIB.
Baca Juga: Semarang Punya Bioskop Drive In, Nonton Film di Lapangan dari Dalam Mobil
"Korban dipaksa untuk bekerja lebih dari 12 jam," katanya.
Saat ini pelaku suda ditangkap. Polisi telah menyita beberapa barang bukti seperti nota dan kuitansi BO (booking) atas nama korban yang ditulis oleh Raka Pradi Wardana.
Selain itu, ada juga buku penggajian pemandu karaoke dan sejumlah uang tunai.
Atas perbuatannya itu, pelaku dijerar dengan pasal 88 Jo 76 I UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak serta pasal 183 Jo pasal 74 (2) huruf D UU RI no. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
Peringati HUT RI ke-75, Warga Semarang Gelar Upacara di Tugu Soeharto
-
Pamer Foto Seksi saat Main Tenis, Model Ini Bikin Neymar Klepek-klepek
-
Mbah Khotimah Kena Prank, Jokowi Langsung Kirim Utusan untuk Beri Bantuan
-
Arkeolog Sebut Candi Mijen Tempat Pemujaan Dewa Siwa Masa Mataram Kuno
-
Viral Wanita Pose Seksi di Kolam Renang, Dihujat karena Banyak Anak Kecil
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Cuaca Semarang Kamis 23 April 2026: Siap-siap Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Bakal Turun
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Antisipasi Gempa, BRI Blora Gelar Simulasi dan Latih Karyawan Tanggap Darurat
-
Zakat di Era Digital: Transparansi dan Kemudahan Jadi Kunci Gaet Donatur Muda
-
Fakta Baru Kecurangan UTBK di Undip, Polisi Sebut Peserta Diduga Jadi Korban Penipuan