SuaraJawaTengah.id - Bakal calon (bacalon) Wakil Bupati Klaten, Muhammad Fajri dinyatakan sembuh dari virus Corona atau Covid-19. Hal itu, setelah hasil uji swabnya negatif pada Kamis (10/9/2020).
Dilansir dari Solopos.com media jaringan Suara.com, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan untuk hasil uji swab dari keluarga M Fajri belum diketahui.
“Istri, anak, dan cucu bergejala dan dirawat di RSDM. Sekarang menunggu sembuh. Kami masih melanjutkan tracing level 2 mengingat keluarga yang tertular juga tidak sedikit,” kata Ahyani.
Sebelumnya Bakal calon (bacalon) Wakil Bupati Klaten, Muhammad Fajri terpapar Covid-19 dan tidak dapat mengikuti proses tahap Pilkada yaitu pendaftara di KPU.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu memaparkan, dirinya menjalani swab test 1 September lalu sebagai bagian persiapan menuju pendaftaran. Namun, hasilnya yang keluar tiga hari kemudian menunjukkan hasil positif.
Karena terpapar Covid-19, pendaftaran Fajri sebagai cawabup ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten akhirnya dilakukan secara daring, pada Sabtu (5/9/2020) lalu.
Tak hanya itu, dampak lain adalah tertundanya tes kesehatan pasangan ORI yang rencananya berlangsung di RSUD Dr Moewardi Solo. Tes kesehatan itu menunggu dari swab test kedua yang dilakukan M Fajri dan jika hasilnya sudah negatif.
Dalam kontestasi Pilkada di Bumi Bersinar, Fajri bakal mendampingi One Krisnata selaku paslon di Pilkada 2020, yang kemudian dikenal dengan sebutan ORI.
Pasangan One Krisnanta-M Fajri sendiri diusung Partai Demokrat, PKS, dan Partai Gerindra. Selain ORI, Pilkada Klaten bakal diikuti dua paslon lainnya, yakni Sri Mulyani-Yoga Hardaya (Mulyo) selaku petahana, dan Arif Budiyono (ABY)-Harjanta (HJT).
Baca Juga: Lima Hari Berjuang Melawan Covid-19, Yopie Latul Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Sheet Mask Tak Bisa Bikin Wajah Glowing Seketika, Ini Penjelasan Dokter
-
Kaya Nutrisi, 4 Sayuran Ini Juga Enak Dibikin Jus
-
Tiga Pemain Anyar Chelsea Dipastikan Absen di Laga Perdana Liga Premier
-
Pandemi Covid-19, Kepala BIN Buka Program Studi Intelijen Medik di STIN
-
Tempe dari Kedelai Hasil Rekayasa Genetika Amerika Marak di Indonesia
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Melawan Petugas Saat Razia Petasan, 4 Pemuda di Kudus Diamankan Polisi
-
Jateng Diserbu 1,3 Juta Kendaraan Pemudik, Ahmad Luthfi: Sentralnya Mudik Ya di Sini!
-
Benteng Pendem Cilacap: Saksi Bisu Dua Penjajah dan Destinasi Wisata Sejarah Saat Lebaran
-
Bosan Mudik Begitu Saja? Intip 5 Destinasi Wonosobo yang Siap Manjakan Mata Usai Lebaran
-
BRI Dorong Tradisi THR Lebaran Digital, 2 Fitur BRImo Jadi Andalan Nasabah