SuaraJawaTengah.id - Jajaran kepolisian Polresta Surakarta mengamankan puluhan massa yang hendak menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (24/09/2020).
Beberapa diantaranya diketahui membawa senjata tajam (sajam) seperti cutter dan palu, serta bendera bertulisan Aliansi Pelajar Sukoharjo.
Dari pantauan Suara.com di lapangan, puluhan massa diketahui tak hanya dari mahasiswa, namun juga berstatus pelajar.
Kapolresta Solo Kombes pol Ade Safri Simanjuntak, sedari awal berbagai kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa di larang di massa pandemi Covid-19.
Mereka, lanjut Kapolresta, juga mengajukan izin untuk melakukan demonstrasi di Solo namun sudah ditolak oleh pihak kepolisian sebab masih masa pandemi.
"Ternyata mereka nekat menggelar aksi itu yang rencananya dari SPBU Manahan ke DPRD Surakarta, makanya kita minta membubarkan diri," kata Ade Safri saat ditemui di Mapolresta.
Namun bukannya bubar, Ade menyebut sebagian orang memprovokasi untuk menyerang petugas.
"Mereka malah berkata 'serbu' ke petugas dan membawa senjata tajam. Sehingga kami lakukan tindakan tegas dan diamankan di Mapolresta," tegas dia.
Ade menegaskan, pihaknya tak melarang aksi menyampaikan pendapat, namun dilakukan secara daring saat masa pandemi virus Corona.
Baca Juga: Duh! Jadwal Kompetisi Sudah Keluar, Persis Solo Belum Kumpulkan Pemain
"Dari aturan termasuk Gugus Tugas Covid-19 sudah jelas itu dilarang, karena dikhawatirkan bisa jadi penularan virus Corona," tukas Ade.
Kontributor : RS Prabowo
Tag
Berita Terkait
-
Terciduk Makan saat Aksi Mogok Makan, Demonstran Ini Bikin Publik Bengong
-
Rancang Konser Virtual, Gibran-Teguh Mulai Mendekati Milenial
-
Waduh! Lapangan Piala Dunia di Solo Jadi Tempat Menjemur Batik
-
Minta Izin Balap Lari, Kapolresta Surakarta: Tidak Akan Ada Izin
-
Pilkada Tak Ditunda, Muhammadiyah: Terserah, yang Penting Tanggung Jawab
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
GIIAS Semarang Kenalkan Ragam Teknologi Mobil Listrik, Changan Bawa BEV dan REEV
-
Aduan Warga Jateng Tak Boleh 'Menggantung', Ahmad Luthfi: Maksimal 24 Jam Harus Direspons!
-
Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!
-
Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang
-
Kecelakaan KA Argo Bromo, Pengamat: Kesalahan Masinis Tak Bisa Dilihat Secara Tunggal