“Mas Paundra ikut dalam proses konsep gedung ini. Seperti warna cat, pagar, pohon palem, dan adanya kolam air mancur. Seolah rumah ini berada di Eropa,” tutur Lina.
Rumah Heritage Batik Keris ini dibagi menjadi tiga bagian. Bagian utama atau Gedung A diperuntukkan sebagai tempat koleksi Batik Keris premium.
Lalu, bangunan kedua atau Gedung B yang ada di tengah adalah gerai Batik Keris untuk koleksi fesyen hingga produk-produk UMKM.
“Gedung B seperti halnya toko-toko Batik Keris pada umumnya. Display produk Batik Keris dan UMKM dari berbagai daerah. Sementara Gedung C diperuntukkan sebagai resto dan kafe yang menyediakan menu nusantara dan kopi lokal Indonesia,”pungkas Lina.
Direncanakan, gedung ini akan diresmikan pada 2 Oktober 2020, bertepatan dengan Hari Batik Nasional. Merunut sejarah dari berbagai sumber, rumah tersebut pernah digunakan sebagai hunian bangsawan atau pejabat Belanda pada masa penjajahan.
Tahun 1945 rumah ini dihuni oleh keluarga Sie Djian Ho yang merupakan kakek dari Handianto Tjokrosaputro, suami Lina Tjokrosaputro.
Sie Djian Ho seorang saudagar kaya penguasa bisnis penerbitan, perkebunan, serta pemilik pabrik es di Kota Solo.
Setelah merdeka bangunan ini diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dan digunakan sebagai Gedung Veteran. Pemugaran besar-besaran dilakukan pada medio 1980-an, namun tidak mengubah bentuk asli bangunan.
Baca Juga: Yuk Belajar Batik Shibori, Bisa Mendatangkan Uang di Tengah Pandemi
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya