SuaraJawaTengah.id - Dedek Faisal Zakaria, korban meninggal dunia dalam kecelakaan di Kilometer 522 Masara, Tol Solo-Ngawi, Sragen, Sabtu (3/10/2020) pukul 02.00 WIB, ternyata tak lama lagi akan menikah.
Menurut rencana lajang 26 tahun warga Blitar, Jawa Timur, itu akan menikah pada 11 Oktober mendatang. Saat kecelakaan almarhum Dedek mengemudi mobil Honda City berpelat nomor AB 1411 RU.
Selain Dedek, dua penumpang sedan yang terlibat kecelakaan di tol Sragen tersebut juga meninggal dunia. Mereka adalah sepasang suami istri Aditya Pradana, 31, dan Rezka Paranita Putri, 28, yang keduanya tinggal di Sleman, DIY.
Dalam kecelakaan maut di tol Sragen itu hanya putri Aditya-Rezka umur 1,5 tahun yang selamat. Pihak keluarga dari Sleman, DIY, dan Blitar, Jawa Timur, menjemput jenazah tiga korban kecelakaan di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Sabtu (3/10/2020) siang.
Dikutip dari solopos.com, jejaring media suara.com, fakta mengenai nasib malang salah satu korban meninggal dunia tersebut terungkap saat anggota keluarga mengurus penjemputan jenazah di RSUD Sragen.
Seorang saudara korban, Agus Eko Sulistyo, 59, warga Nusukan, Banjarsari, Solo, diminta mengurus perlengkapan untuk pemulangan jenazah dalam kecelakaan di tol Sragen itu. Agus menyampaikan fakta itu saat berbincang dengan Solopos.com di teras kamar jenazah RSUD Sragen, Sabtu siang.
"Saya saudara Dedek yang juga sopir mobil sedan itu. Untuk pemulangan jenazah sudah diberesi, termasuk surat-suratnya. Sebenarnya tujuan rombongan mobil sedan dari Sleman ke Blitar karena ada hajatan pernikahan yang rencanakan berlangsung pada 11 Oktober mendatang." katanya.
"Kebetulan Mas Dedek itu sebagai calon pengantin laki-lakinya yang akan dinikahkan di Blitar. Calon pengantin perempuannya adik dari Aditya, yang juga jadi korban kecelakaan," kata Agus.
Agus mendapatkan kepastian informasi bila Dedek sebagai calon pengantin pria setelah mendapatkan konfirmasi dari keluarga di Blitar.
Baca Juga: Bocah 1,5 Tahun Selamat dari Kecelakaan Kini Tak Mau Senyum, Ayah-Ibu Tewas
Sementara itu, terkait nasib anak balita yang selamat dalam kecelakaan di tol Sragen tersebut, Agus mengatakan anak itu ikut simbahnya di Sleman.
Dia mengatakan jenazah pasangan suami istri yang meninggal dunia rencananya dimakamkan di Makam Pracimantoro Solo. Sedangkan, jenazah sopir mobil sedan Dedek akan dimakamkan di Blita. "Keluarga dari Blitar sudah perjalanan untuk menjemput jenazah," katanya.
Berita Terkait
-
Bocah 1,5 Tahun Selamat dari Kecelakaan Kini Tak Mau Senyum, Ayah-Ibu Tewas
-
Kronologi Kecelakaan Maut di Jalan Magelang, 4 Korban Meninggal di Tempat
-
2 Mobil Hancur, Kecelakaan Maut di Jalan Magelang Telan 4 Korban Jiwa
-
Google Maps Disebut Jadi Biang Keladi Kecelakaan Kendaraan Besar
-
Penyanyi Sandra Dianne Tewas dalam Kecelakaan Mobil
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan
-
El Nino Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Perkuat Antisipasi Kekeringan
-
Sayangkan Penanganan yang Lambat, Komnas HAM Dorong Kiai Cabul Ndholo Kusumo Dihukum Berat
-
Ulah Bejat Kiai Cabul, Ponpes Ndholo Kusumo Ditutup! Ratusan Santri Harus Pindah