SuaraJawaTengah.id - Pengusaha asal Solo, Robby Sumampouw, meninggal dunia pada usia 76 tahun di Singapura pada Minggu (11/10/2020) pukul 23.00 waktu setempat.
Pengurus Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Sumartono Hadinoto mengatakan, rencananya jenazah pengusaha properti ini disemayamkan di Solo pada Senin (12/10/2020).
“Berita duka, Bapak Robby Sumampouw meninggal dunia di Singapura. Jenazah akan disemayamkan di Solo,” ujar Sumartono dilansir dari solopos.com, Senin (12/10/2020).
Sumartono menyebut belum mengetahui secara pasti kapan pesawat yang membawa jenazah almarhum kembali ke Tanah Air.
Meskipun begitu, ia memastikan jenazah Robby dipulangkan ke Solo. Pengusaha hotel ini diketahui lahir di Solo pada 9 November 1944.
Sumartono mengatakan selama kariernya sebagai pengusaha, Robby banyak tinggal di Jakarta. Tapi menjelang masa pensiun, Robby mulai aktif di Solo. Robby Sumampow membangun Hailai dan hotel-hotel megah di kota kelahirannya.
Robby Sumampow juga aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial masyarakat.
"Pak Robby kan salah satu pengusaha sukses Solo. Beliau sangat aktif di organisasi dan kegiatan sosial seperti halnya Pak Lukminto dan Pak Junaedi Jusuf," tambah dia.
Sumartono menilai keaktifan Robby Sumampow di Solo pada masa-masa pensiunnya sebagai pengusaha merupakan bentuk rasa rindunya kepada kota ini. Beberapa tahun terakhir dia membangun sejumlah hotel bagus di Solo.
Baca Juga: Aksi Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, 149 Pendemo di Magelang Ditangkap Polisi
“Karena mungkin pengin pensiun di Solo. Kalau dulu kan banyak aktif di Jakarta. Pak Robby membangun Hotel Adiwangsa, Hotel Amarello, dan dua hotel lagi saya lupa. Memang Pak Robby pingin pensiun di Solo,” urai dia.
Menurut Sumartono setiap pengusaha Solo yang sukses di kota besar pasti selalu ingin kembali ke Solo di masa pensiunnya. Sebab di kota ini mereka ingin mengenang masa-masa kecil bersama keluarga dan teman-temannya.
Berita Terkait
-
Mantan Cawapres Sandiaga Uno Batal Jadi Jurkam Gibran di Pilkada Solo?
-
PSBB Transisi Berlaku Mulai Senin, Pengusaha Sambut Baik Keputusan Anies
-
Waduh! Klaster Covid-19 Terjadi di Asrama Militer Solo
-
UMS Ciptakan Robot Bantu Nakes Layani Pasien Covid-19
-
Mahasiswa Terluka Saat Demo, Rektor UMS Tanggung Biaya Pengobatan
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar
-
Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak
-
Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet
-
Perkuat Daya Saing, Tiga Tim Inovasi Semen Gresik Bertarung di APQO International Conference 2026
-
Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia