Aksi tersebut dimulai sejak pukul 13.30 WIB yang diikuti oleh ratusan orang dari aliansi Serikat Masyarakat Bergerak (Semarak), organisasi masyarakat berseragam FPI dan Sakato Tiger Banyumas.
Mereka sempat menjalankan salat berjamaah asar dan mahrib. Namun aksi tersebut kembali dilanjutkan seusai salat mahrib.
Kemudian seusai salat mahrib, massa aksi menggelar panggung kreasi dengan menyanyikan lagu perjuangan dan orasi.
Aksi tersebut memanas ketika pukul 19.45 WIB. Pihak kepolisian memberikan peringatan kepada massa aksi untuk membubarkan diri.
Namun karena tidak mau dibubarkan akhirnya pihak kepolisian menembakkan water canon dan gas air mata ke arah massa pada tepat pukul 20.00 WIB. Kemudian massa berlarian kearah selatan dan barat Alun-alun Purwokerto.
Berdasarkan data yang dihimpun sejumlah jalan menuju lokasi aksi di tutup oleh pihak kepolisian. Diantaranya jalan Jenderal Sudirman, simpang Masjid dan jalan Ragasemangsang.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Banyumas Ricuh, Polisi Pukul Mundur Demonstran
-
Kaji UU Cipta Kerja, HMI: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Lamban!
-
Tolak Pelajar Bermasalah Dikeluarkan dari Sekolah, Anies: Sudah Gak Zaman
-
Kerusakan di Kantor DPRD DIY Pascabentrokan Demo, Polisi Periksa 6 Saksi
-
Sempat Jadi Klaster, Warung Makan Bu Fat Terapkan Protokol Kesehatan Ketat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama