SuaraJawaTengah.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menutup sejumlah lokasi di dalam kampus menyusul meninggalnya salah satu dosen Fakultas Hukum (FH) akibat terjangkit Covid-19.
Rektor UNS Jamal Wiwoho di Solo, Selasa, mengatakan selain dosen ada satu pegawai Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS yang juga meninggal dunia hari ini namun belum terkonfirmasi terkena COVID-19.
"Meski demikian, terkait dengan meninggalnya beliau (Kasub LPPM), kami belum mendapatkan informasi kepastian apakah terkonfirmasi sakit bawaan atau Covid-19," katanya dilansir dari ANTARA, Selasa (20/10/2020).
Ia mengatakan hingga saat ini hasil tes usap belum keluar.
Meski demikian, diakuinya, dosen hukum dengan nama Prasetyo Hadi Purwandoko dan pegawai LPPM Karyono tersebut memiliki riwayat bepergian bersama ke Bali untuk urusan pekerjaan.
"Kebetulan beliau berdua habis ada acara ke Ubud, Bali," katanya.
Mengenai penutupan kampus untuk sementara waktu tersebut, pihaknya sudah melakukan tindak lanjut dengan mengeluarkan surat pemberitahuan Nomor 4373/UN27/TU/2020 tentang Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas di Lingkungan UNS.
"Dalam hal ini, kami memastikan bahwa aktivitas perkantoran tetap berjalan dengan fleksibilitas pengaturan personil dan jam kerja. Selain itu, untuk kegiatan penelitian, praktikum, dan kegiatan akademik sejenis yang sudah terjadwal dapat dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat atau dijadwal ulang," katanya.
Selanjutnya, khusus pegawai "Medical Center" dan RS UNS, ia mengatakan, wajib masuk kerja dan akan diatur tersendiri oleh Direktur RS UNS.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Festival Lima Gunung Tetap Digelar
"Kami juga sudah melakukan tracing ke keluarga masing-masing. Pak Pras dan Pak Kas berhubungan dengan siapa saja, termasuk keluarga. Meski demikian, sejauh ini belum keluar hasilnya," katanya.
Langkah lain, pada hari ini Rabu (21/10/2020) pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan ke beberapa titik di dalam kampus, di antaranya gedung FH, gedung LPPM, dan Kantor Pusat UNS.
ANTARA
Berita Terkait
-
UMKM Ramaikan UKM Virtual Expo yang Diselenggarakan Pempro Jateng
-
24 Tenaga Klinis Puskesmas di Batang Positif Covid-19
-
Kisah Yusuf, Eks Napiter Kini Memilih Jalan Hidup Sebagai Pengusaha
-
Tidak Pakai Masker dan Memaki Polisi, Pemuda Ini Sebut Corona Buatan China
-
Pandemi Covid-19, Denda Pajak Kendaraan Bermotor di Jateng Dibebaskan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Edukasi Finansial, Dorong Semangat Belajar
-
Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau