SuaraJawaTengah.id - Satu tersangka telah diamankan dalam kasus pembunuhan kerabat Presiden Jokowi.
Yulia (42) ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Xenia dengan nopol AD 5126 EA yang terbakar di halaman rumah di dukuh Cendana, desa Toriyo, kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (20/10/2020) malam.
Pelaku itu bernama Eko Prasetyo (30) sekaligus rekan bisnis penjualan ayam di daerah Bendosari.
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi yang memimpin konfrensi pers di Mapolres Sukoharjo menyebut penyidik terus mengumpulkan bukti-bukti lain berkait kemungkinan adanya tersangka tambahan.
"Kita terus buktikan analisis forensik labfor dengan autopsi yang kita lakukan. Nanti kalau sudah jelas gelar perkara sampai rekontruksi dalam waktu dekat," kata Ahmad Lutfhi.
"Jadi apabila nanti ditemukan tersangka lain akan dilanjutkan pendalaman. Penyidik saat ini terus bekerja," tambah dia.
Mantan Kapolresta Surakarta itu juga memastikan jika pembunuhan sadis itu sudah direncanakan oleh pelaku.
"Alat itu sudah disipakan. Seperti linggis, lakban sudah disiapkan lebih dulu jadi ada perencanan di sana," tegas Luthfi.
Polisi berpangkat bintang dua itu memaparkan, korban meregang nyawa setelah dihantam benda tumpul linggis di bagian kepala saat hendak menuju ke mobil dari kandang ayam di wilayah Dukuh Ngesong, Desa Puhgogor, Bendosari.
Baca Juga: Sadis! Tersangka Minta Pin ATM Saat Kerabat Jokowi Dalam Kondisi Sekarat
"Setelah korban tewas, pelaku kemudian mengikat menggunakan lakban dan memasukkan ke mobil sebelum akhirnya dibakar di wilayah yang juga masih di Bendosari," papar Luthfi.
Sebelumnya diberitakan Polres Sukoharjo telah menangkap dua terduga pelaku pembunuhan kerabat Presiden Jokowi, Yulia (42) yang merupakan warga Wonogiri.
Satu pelaku berinisial EP, warga Sukoharjo yang disebut-sebut merupakan karyawan usaha korban yang merupakan pengusaha sandal tersebut.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan, korban meregang nyawa diduga akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala.
"Jadi korban ini mengalami luka di kepala di antaranya trauma atau memar di rahang bagian kiri dan dahi. Dugaan trauma akibat benturan benda tajam yang kemudian dibakar di mobil," kata Bambang Yugo, Jumat (23/10/2020).
Yugo memaparkan, dugaan pembunuhan telah terindikasi sejak awal olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dukuh Cendana, Sugihan, Bendosari, Sukoharjo.
Berita Terkait
-
Marah Ditagih Rp 100 Juta oleh Korban, Pelaku Habisi Nyawa Kerabat Jokowi
-
Muludan Syubbanul Wathon: Bisikan Desa Gunung untuk Ibukota
-
Pakai Kursi Roda, Begini Penampakan Tersangka Pembunuhan Kerabat Jokowi
-
Pilkada 2020: PDIP Jateng Sudah Pecat 5 Kader yang Membelot
-
Di Wilayah Jawa Tengah Diprediksi akan Terjadi Curah Hujan yang Tinggi
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November
-
SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi
-
Yuk Ikutan Solo Run Fest 2026, Beli Tiket lebih Mudah lewat BRImo!
-
Stok Beras Jateng Melimpah 1,5 Juta Ton, tapi Kok Harga Malah Naik? Ini Kata Gubernur Ahmad Luthfi
-
Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa TPA Jatibarang Dimulai Desember 2026!