SuaraJawaTengah.id - Perseteruan antara Habib Rizieq Shihab dan pengikutnya dengan artis Nikita Mirzani tengah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.
Bahkan saat ceramah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat, Habib Rizieq membahas tentang adanya seseorang yang diduga menghina habib hingga menyebut kata-kata kasar seperti lonte.
Kondisi itu memantik rasa keprihatinan salah satu tokoh agama Kota Solo, Habib Hasan Mulachela berkait adanya provokasi dan kata kasar.
Menurut dia, apalagi ulama yang mengaku keturunan Nabi Muhammad SAW, seharusnya mencerminkan dan mengedepankan akhlak nabi, bukan sekadar ilmu.
"Justru kalau cucu kanjeng rosul ya akhlaknya baik. Utamakan akhlak baru soal ilmu," kata Habib Hasan, Senin (16/11/2020).
Untuk itu, sosok yang juga mantan anggota legislatif Kota Solo tersebut sangat menyesalkan jika ada ulama, bahkan habib yang tidak sesuai dengan akhlah Rasulullah.
"Dalam merayakan Maulud Nabi Muhammad seharusnya mencontohkan akhlak beliau. Tutur yang menyejukkan, bukan melontarkan kata kata kotor," ujar dia.
Habib yang terkenal dengan aksi sosial itu juga menyampaikan prinsip keyakinannya tentang teladan Nabi Muhammad dalam menyikapi musuhnya.
Nabi, lanjut dia, justru memberikan makan bagi orang yang menganggapnya musuh ketika kelaparan.
Baca Juga: Begini Pesan Pemilik Depot Obat Habib di Kota Malang ke Nikita Mirzani
Bahkan menyuapinya meskipun dihujat, sehingga akhirnya orang tersebut menyadari teladan nabi. Bukannya, nama habib yang disematkan didepan nama justru mengeluarkan kata-kata yang tidak mencerminkan habib.
"Janganlah kamu memanggil dengan gelar yang buruk. Ini jelas disampaikan di kitab Al Quran, Al Hujuraat ayat 11 banyak disampaikan," tegas Hasan Mulachela.
Kontributor : RS Prabowo
Berita Terkait
-
Kapolda Metro Jaya dan Jabar Dicopot Setelah Habib Rizieq Pulang
-
Pelaporan Pendukung Habib Rizieq Terhadap Nikita Ditolak, Ini Penyebabnya
-
Soal Acara Habib Rizieq, Polisi Akan Periksa Gubernur Anies Baswedan
-
Sebut Habib Luthfi Tambah Cantik Pakai Jibab, Ustaz Maaher akan Dipolisikan
-
Kapolda Metro Irjen Nana Sudjana Dicopot, Tak Becus Tangani Prokes COVID-19
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tarif Pokok PKB Jateng 2026 Tetap Sama, Budayawan Budianto Hadinegoro: Isu Hoax!
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Polisi Pastikan Bocah Tewas di Mranggen Demak Murni Bunuh Diri
-
Ketua Komjak: Indonesia Emas 2045 Terancam Jika Hukum Tak Ditaati
-
Pemprov Jateng Tegaskan Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan 2026, Siap Beri Diskon 5 Persen