SuaraJawaTengah.id - Selain di lapangan, Timnas Indonesia U-16 menjalani kegiatan di gym hotel tempat mereka menginap, Senin (14/12/2020). Hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kekuatan fisik para pemain.
Pelatih fisik tim, Gilang Ramadhan menjelaskan, perlunya mengadakan kegiatan ini. Sebab, kebutuhan dan kekuatan fisik masing-masing pemain berbeda.
"Kami berlatih di gym mengenai repetisi maksimal, kita mau melihat beban maksimal dari tiap-tiap pemain, untuk mengetahui program dari masing-masing anak," kata Gilang dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
"Tiap anak mempunyai beban maksimal yang berbeda-beda. Jadi nanti setelah ini didapat, kita akan coba bagi mereka per item nya. Mulai dari strength, power, sampai nanti polymatric," jelasnya.
Gilang pun mencontohkan kebutuhan seorang kiper dan pemain di posisi lain berbeda. Di mana penjaga gawang harus memiliki otot tangan yang kuat.
"Setiap posisi akan berbeda-beda, contoh kiper, mereka lebih kuat di tangan dan bahu. Sementara posisi lain lebih kuat di leg press nya, karena otot quadriceps nya,” jelasnya.
Terakhir, Gilang mengungkapkan kondisi fisik para pemain sudah meningkat. Ia berharap bisa mendapat lawan uji coba supaya mengetahui kekuatan para pemain.
"Sebenarnya kita tinggal tunggu melihat lawannya saja, kalau internal game, kita kan tahu lawannya. Kondisi fisik mereka lagi naik, karena kita juga sudah beberapa kali treatment latihan endurance, speed sama latihan strength. Jadi kita seminggu itu selalu ada latihan tiga item tersebut," tutupnya.
Timnas Indonesia U-16 saat ini sedang menjalani training camp (TC) di Sleman, Yogyakarta. Pemusatan latihan sudah dimulai sejak 6 hingga 23 Desember 2020.
Baca Juga: Pelatih Puji Perkembangan Fisik Pemain Timnas Indonesia U-16
Berita Terkait
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapa Fabio Azka? The Next Pratama Arhan yang 'Sulit' Ulang Tahun
-
Pendidikan Mentereng 3 Anak Shahnaz Haque: dari Dokter hingga Filmmaker
-
Profil Pruistin Aisha, Anak Syahnaz Haque Tak Gengsi Jadi Tukang Parkir saat Kuliah
-
Nikah Usai 7 Hari Pacaran, Motif Syahnaz Haque Terima Pinangan Gilang Ramadhan Bikin Melongo
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan
-
El Nino Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Perkuat Antisipasi Kekeringan
-
Sayangkan Penanganan yang Lambat, Komnas HAM Dorong Kiai Cabul Ndholo Kusumo Dihukum Berat