SuaraJawaTengah.id - Banjir merendam wilayah Clumprit, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Ribuan warga terdampak banjir yang sudah terjadi hampir dua bulan itu.
Selain masuk ke rumah-rumah warga, banjir dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter itu juga menggenangi akses jalan dan tempat pemakaman umum.
Kondisi air yang menggenang berwarna hijau sehingga tampak seperti hamparan lapangan sepakbola.
Lurah Degayu, Ma'asobirin mengatakan, terdapat 1.549 warga di dua RW yang terdampak banjir.
"Yang banjir hanya di RW 7 dan 8. Kalau RW lainnya tidak. Sampai hari ini masih banjir, tapi tidak ada warga yang mengungsi," katanya kepada Suara.com, Sabtu (23/1/2021).
Menurut Ma'asobirin, banjir di wilayah tersebut sudah terjadi sejak Desember 2020. Genangan air hanya beberapa saat saja surut.
"Surut sebentar nanti datang air rob, banjir lagi. Berapa hari surut lagi tapi tetap ada genangan, nanti tambah lagi kalau hujan," ungkapnya.
Ma'asobirin mengatakan, selain curah hujan tinggi, penyebab banjir adalah rob serta limpasan air dari Kali Banger dan Kali Gabus yang berada di perbatasan Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang.
"Misalkan tidak turun hujan pun tetap ada genangan air karena rob. Apalagi ditambah hujan. Airnya tidak bisa mengalir ke mana-mana sehingga banjirnya awet," ujarnya.
Baca Juga: Pernah Memiliki Panti Pijat, Perampok Bersenjata Api di Semarang Ditangkap
Terkait kondisi air yang berwarna hijau, Ma'asobirin mengatakan hal itu terjadi karena air yang menggenang bercampur dengan lumut.
"Warna hijau itu lumut karena di situ ada rawa-rawa juga. Memang banyak banjirnya yang berwarna hijau, di permukiman dan di jalan," ucapnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya