SuaraJawaTengah.id - Polisi berhasil menangkap lima tersangka perampok bersenjata api di Kota Semarang. Setelah ditelusuri, salah satu tersangka pernah mempunyai panti pijat di Kota Semarang.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, tersangka yakni Rahmat bin Tahan Simanjuntak, Frans Panjaitan, Vidi Kondisi dan Maftuhi berasal dari Lampung. Sementara tersangka lain, Agus Irawan dan Susanto merupakan warga Semarang.
"Agus pernah mempunyai panti pijat dan kariyawannya adalah Frans Panjaitan," jelasnya saat gelar perkara di Polrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021).
Dalam aksi perampokan tersebut, tersangka juga diketahui menggunakan sepeda motor hasil mencuri. Berdasarkan data yang dia peroleh, rombongan perampok asal Lampung itu tiba di Semarang pada tanggal 7 Januari 2021.
"Jadi tersangkanya gabungan dari Lampung dan Semarang," katanya.
Ia menambahkan, Agus merupakan seorang yang menghubungkan jaringan tersebut lantaran salah satu tersangka yang berasal dari Lampung pernah menjadi kariyawannya saat membuka panti pijat.
"Yang mengundang mereka itu Agus," ujannya.
Sebelum melakukan aksinya, kelompok tersebut melakukan observasi dan mencari kendaraan yang akan dicuri sejak dia hari sebelum mereka melakukan perampokan.
Ketika semua keperluan dirasa sudah siap, akhirnya kelompok perampok tersebut melakukan aksinya kepada korban atas nama Teguh Murtiono yang saat itu sedang mengambil uang di SPBU di Karangjati Ungaran.
Baca Juga: Dor Dor! Polisi Berbaju Preman Tangkap Komplotan Perampok di Ciamis
Setiba di samping kantornya yang berada di Jalan Krakatau VII, Kelurahan Karang tempel, Kecamatan Semarang Timur, empat orang yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor itu mengambil uang yang dibawa Teguh sebanyak Rp561 juta.
"Mereka setelah mendapatkan yang tersebut langsung kabur dan sempat menembakan senjata api untuk menakuti warga yang berada di sekitar," imbuhnya.
Untuk mempertanggungjawabkan, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan.
"Ancaman hukuman 9 tahun penjara, tandasnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Er Deva Kembali ke Kendal Tornado FC, Bawa Pengalaman dari Timnas Indonesia U-20
-
Trauma dengan MBG, Siswa di Pati Cerita Diare 5 Kali, Kepala Pusing hingga Mimisan Usai Makan
-
Perluas Inklusi Keuangan Nasional, BRI Tegaskan Komitmen Dukung Presiden Prabowo
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG