Budi Arista Romadhoni
Selasa, 02 Februari 2021 | 10:34 WIB
Ilustrasi Mahfud MD. (Suara.com/Ema Rohima)

SuaraJawaTengah.id - Tersangkutnya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terhadap isu kudeta Partai Demokrat sante dibicarakan oleh publik. Hingga mantan panglima TNI itu trending di media sosial Twitter. 

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham (Menko Polhukam) Mahfud MD pun ikut bicara. Dia merasa kaget dengan isu kudeta Partai Demokrat yang dilakukan oleh lingkungan pemerintah. 

"Ada isu aneh, dikabarkan beberapa menteri, termasuk Menkopolhukam Mahfud MD, merestui Ka. KSP Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat dari AHY melalui KLB. Wah, mengagetkan," tulis Mahfud. 

Mantan ketua MK itu meyakinkan publik, bahwa dia tak punya pikiran akan ikut serta menyerobot partai yang didirikan oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

"Yakinlah saya tak pernah berbicara itu dengan Pak Moeldoko maupun dengan orang lain. Terpikir saja tidak, apalagi merestui," tulis Mahfud. 

Menkopolhukam Mahfud MD mengaku mendapatkan informasi kalau dirinya merestui Kepala Staf Presiden Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat.[Twitter/@mohmahfudmd]

Sebelumnya Trending KSP Moeldoko di twitter karena Politisi Demokrat Andi Arief menyebut mantan panglima TNI itu terlibat dalam aksi kudeta Partai Demokrat yang diumumkan oleh AHY pada Senin (1/2/2021). 

"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," tulis Andi Arief di twitter. 

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan akan ada aksi 'kudeta' di Partai Demokrat. Kekuasaanya akan digulingkan oleh 5 orang, salah satunya orang dekat Presiden Joko Widodo. 

Dalam keterangan persnya, AHY menyebutkan sosok pelaku kudeta Partai Demokrat. Hal tersebut AHY sampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat.

Baca Juga: Ngeluh Isu Kudeta Demokrat, AHY Disuruh Belajar Jadi Cowok

 Pidato itu disiarkan secara Live melalui kanal Youtube miliknya Agus Yudhoyono, berjudul "Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono" pada Senin (1/2/2021) siang.

"Gabungan dari pelaku gerakan ini ada lima orang terdiri dari satu kader Demokrat aktif, satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah sembilan tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan satu mantan kader yang telah keluar dari partai tiga tahun yang lalu. Sedangkan yang non kader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan," ungkap AHY.

Load More