SuaraJawaTengah.id - Bencana banjir di Kota Semarang terjadi sejak Sabtu (6/2/2021) hingga hari ini Senin (8/2/2021). Banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi dan membludaknya sungai-sungai di Kota lunpia.
Jika banjir membawa duka, berbeda dengan para santri yang ada di semarang ini. Mereka terlihat bahagia dan menikmati bencana alam itu.
Hal itu terekam video yang diunggah akun Instagram @ala_santri. Mereka tampak bahagia dengan menyeburkan diri ke sungai yang keruh depan Pondok Pesantren yang disebut Al ishlah Semarang.
"Adakah pondok yang terkana banjir ??? Ini lhoo santri pondok Al ishlah Semarang. Bahagia sekali," tulis akun @alas_santri.
Diketahui, Pondok Pesantren itu beralamatkan di Jalan Kyai Gilang, Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.
Uniknya pada video itu, saat para santri berenang ada juga santri yang menikmati kopi di bawah air hujan. Namun mereka tetap terlihat bahagia. Tanpa rasa takut mereka melompat lengkap dengan sarung yang dikenakan.
Warganet pun ikut bahagaia melihat video tersebut. Mereka memberikan komentar beragam.
"Asofa 3 serasa taman wisata air kalo dah ujan gede," tulis @sekarjvnt
"Ya Allah pondok.quee... rinduu," tulis @olivfatahna
Baca Juga: Ngeri! Sungai dan Jembatan di Semarang Disertifikatkan Atas Nama Pribadi
"Yallah kang2 pondok jaaann errraaammm," tulis @izmiwahdah
"Masya Allah seneng lihat mereka bahagia," tulis @damayanti1633
Kui banyu butek eman sarungmu nak rusuh to Guss Guss," tulis @wahzu_caha
"Udah gitu besoknya kena kutu aer aku dulu suka ujan²nan di pondok eh kena kutu aer apa emang kulit aku yg lebay kali ya," tulis @rafikats_78
"Sumpeh itu yg ngopi, santuyy beut dah," tulis @chya_rhma.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal
-
Semen Gresik Gaungkan Empowering Futures sebagai Landasan Pertumbuhan dan Keberkelanjutan