SuaraJawaTengah.id - Sungai dan jembatan di Kampung Desel Kecamtan Ngalian, Kota Semarang tiba-tiba hilang karena diuruk dan disertifikatkan atas nama seorang pembesar di daerah tersebut.
Kejadian tersebut membuat warga Kampung Desel terheran-heran lantaran sungai dan jembatan di lokasi tersebut tiba-tiba menghilang karena diuruk oleh seseorang.
Kuasa hukum warga dari LKBH Garuda Yaksa, Listyani mengatakan, lokasi sungai secara regulasi memang tak bisa disertifikatkan. Menurutnya, jembatan adalah fasilitas umum yang tak boleh disertifikatkan.
"Kami sudah tanya ke Kanwil BPN Jateng, sungai itu tak bisa disertifikatkan," jelasnya saat dihubungi suara.com, Jumat (5/2/2021).
Untuk itu, dia meminta bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pengerukan di lokasi bekas sungai dan jembatan tersebut.
"Hasilnya sudah mulai terasa, baru dimulai pengerukan sudah banyak airnya," ujarnya.
Selain meminta bantuan Dinas Pekerjaan Umum, dia juga meminta bantuan Badan Geologi untuk membuktikan jika lokasi tersebut merupakan sungai dan jembatan yang digunakan untuk umum.
Selain itu, dia juga mempunyai bukti jika di lokasi tersebut memang terdaoay sungai yang kini sudah rata dengan tanah dan bangunan pabrik.
"Kita sudah ada gambarnya, namun sungai dan jembatannya sekarang sudah hilang," imbuhnya.
Baca Juga: Unik! Rumah Makan Padang di Semarang Ini Jual Makanan Sekaligus Kaset Pita
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran