Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 12 Februari 2021 | 14:56 WIB
Sumur Panguripan yang ada di gua batu Klenteng Sam Poo Kong Semarang (Suara.com/Dafi Yusuf)

Cerita lain mengatakan bahwa gua asli yang di temukan oleh Cheng Ho sudah runtuh karena longsor pada tahun 1704. Gua yang sekarang adalah gua buatan yang di buat mirip aslinya.

Sejarawan Universitas Diponegoro, Dewi Yulianti mengatakan, Ong King Hong juga mengajarkan agama Islam kepada para pengikut dan penduduk di sekitar daerah Simongan.

Selain menyiarkan agama Islam, Kiai Juru Mudi juga menganjurkan pengikutnya untuk mencontoh prestasi dan sifat-sifat baik pemimpin muhibah Dinasti Ming yaitu Sam Po.

"Pada waktu-waktu tertentu, Kiai Juru Mudi juga  menganjurkan kepada pengikutnya untuk melakukan pemujaan pada hari-hari tertentu," imbuhnya.

Baca Juga: Harus Tau! Ini Daftar Pemimpin Orang Cina di Semarang Sejak Tahun 1672

Samoai saat ini, klenteng tersebut terdiri dari klenteng pertama Sam Poo Kong, kedua Dewa Bumi, ketiga Kyai Juru Mudi, keempat Kyai Jangkar, dan kelima Kyai Nyai Tumpeng. Di beberapa bangunan ini terdapat makam juru mudi Cheng Ho.

Kontributor : Dafi Yusuf

Load More