SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik (SG) mencatatkan pencapaian Self Assessment Good Corporate Governance(GCG) perusahaan untuk tahun 2020 dengan nilai 87,56% atau termasuk kualifikasi sangat baik.
Kepala Biro Legal dan GRC Semen Gresik, Ahmad Jibril mengatakan, skor yang dicatatkan SG pada tahun ini melampaui nilai tahun lalu yaitu 79,91% dengan kualifikasi baik.
Pelaksanaan Self AssessmentGCG Tahun 2020, lanjut Jibril, dilaksanakan SG dengan didampingi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah (BPKP Provinsi Jawa Tengah) sehingga hasilnya bisa lebih objektif.
Jibril menjelaskan, terdapat enam kategori penilaian Self AssessmentGCG yaitu Komitmen Terhadap Penerapan Tata Kelola Secara Berkelanjutan, Pemegang Saham dan RUPS, Dewan Komisaris, Direksi, dan Pengungkapan Informasi dan Transparansi serta aspek lainnya yang secara umum dilakukan untuk mengoptimalkan nilai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar perusahaan memiliki daya saing yang kuat baik secara nasional ataupun internasional.
Baca Juga: Mencari Yusuf, Sebelum Hilang Sempat ke ATM Gresik Lalu Minta Tolong Via WA
"Sehingga mampu mempertahankan keberadaannya, memberikan nilai tambah bagi para stakeholderdan hidup berkelanjutan untuk mencapai maksud dan tujuan BUMN," kata Jibril dalam siaran persnya, Kamis, (04/03/2021).
Sebagai bagian dari PT. Semen Indonesia Tbk. (Persero) atau SIG, lanjut Jibril, tujuan GCG yang dilakukan Semen Gresik juga untuk mendorong pengelolaan BUMN secara profesional, efisien, efektif, serta memberdayakan fungsi sekaligus meningkatkan kemandirian organ perusahaan.
Kemudian juga untuk mendorong perusahaan dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan yang dilandasi nilai moral yang tinggi serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kesadaran atas tanggung jawab BUMN terhadap pemangku kepentingan kelestarian di sekitarnya.
“Juga bertujuan untuk meningkatkan kontribusi BUMN dalam perekonomian nasional dan meningkatkan iklim yang kondusif bagi perkembangan investasi nasional,” ujar Jibril.
Di samping itu, kata Jibril, tujuan self assessmentdilakukan untuk mengukur kualitas penerapan GCG melalui penilaian tingkat pemenuhan kriteria dengan kondisi nyata yang diterapkan di Semen Gresik melalui pemberian nilai atas penerapannya dan kategori kualitas penerapan GCG.
Baca Juga: Bea Cukai Kudus Bongkar Peredaran Rokok Ilegal di Jepara, 3 Orang Ditangkap
Kemudian untuk memonitor konsistensi penerapan GCG di Semen Gresik dan memperoleh masukan untuk penyempurnaan dan pengembangan kebijakan corporate governancedi lingkungan perusahaan.
Berita Terkait
-
Puncak Arus Mudik Terjadi Hari Ini, Polda Jateng Terapkan One Way dari Tol Kalikangkung hingga Bawen
-
Kabar Gembira! Pemprov Jateng Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan pada Lebaran 2025
-
Info Mudik 2025: Daftar Harga Tiket Bus DAMRI Terbaru Tujuan Jawa Timur
-
Info Mudik 2025: Daftar Harga Tiket Mudik Bus DAMRI ke Jawa Tengah
-
Jelang Mudik 2025: Kapolda Jateng Sidak Tol Trans Jawa, Soroti Hal Ini...
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025