SuaraJawaTengah.id - Berbicara wisata di Kota Semarang memang tak ada habisnya. Meski dikenal dengan Kota Metropolitan, Kota Semarang juga mempunyai wisata alam yang tak kalah indah dengan wisata alam lainnya.
Pertama kali tiba, suasana sejuk disertai gemercik air sudah bisa dirasakan sejak tiba di parkiran Wisata Curug Gondoriyo yang ada di Desa Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.
Curug Gondoriyo merupakan wisata alam di Kota Semarang yang dikelola oleh warga secara mandiri. Untuk biaya masuk jugat tergolong murah hanya sebesar Rp 5.000 dan ongkos parkir sebesar Rp 2.000.
Penjaga Curug Gondoriyo, Suryanto mengatakan, jika Curug Gondoriyo menawarkan keindahan alam berupa air terjun yang sudah bisa dilihat dari parkiran. Selain itu, ada juga beberapa tempat untuk berfoto dengan background air terjun.
"Sebenarnya jika malam lebih bagus lagi karena ada lampu-lampunya," jelasnya saat ditemui di lokasi, Minggu (14/03/2021).
Selain itu, ada juga jembatan Mak Comblang yang ada sebelum tiba di air terjun. Di tempat tersebut, pengunjung dapat menghabiskan waktunya untuk berselfie bersama sahabat, pacar maupun keluarga.
Panitia juga sudah menyiapkan tempat duduk di beberapa tempat untuk jaga-jaga jika ada pengunjung yang lelah setelah melalui anak tangga sejauh 200 meter.
"Kita sudah menyiapkan beberapa tempat duduk jika pengunjung ada yang lelah," ujarnya.
Selain wisata alam, di Curug Gondoriyo juga mempunyai Talang Londo yang merupakan saluran air peninggalan Belanda yang sudah berumur 100 tahun. Sampai saat ini, talang tersebut masih digunakan warga untuk saluran irigasi sawah.
Baca Juga: Akan Menetap Saat Piala Menpora 2021, PSIS Semarang Izin ke Warga Solo
Bagi pengunjung, dianjurkan datang ketika malam hari. Di Curug Gondoriyo sudah disiapkan 16 lampu yang ada di air terjun yang membuat warna air terjun seperti warna pelangi.
"Nah kalau malam suasananya lebih bagus lagi karena banyak lampu yang dipasang di air terjun," ucapnya.
Berbeda dari wisata curug lainnya yang biasa buka dari pagi sampai sore, jam operasional di Curug Gondoriyo justru buka sampai malam. Dengan jam buka mulai pukul 09.00 WIB – 17.00 WIB dan 19.00 WIB – 23.00 WIB.
Spot wisata ini memang sengaja buka sampai malam karena air terjunnya didesain dengan cahaya lampu warna-warni sehingga menyajikan nuansa yang begitu eksotis di kegelapan malam.
"Kita buka sampai malam karena pengunjung banyak yang datang ketika malam," imbuhnya.
Pengunjung Curug Gondoriyo, Aditya Ardian mengatakan jika dirinya nyaman berwisata di Curug Gondoriyo karena nuansa alamnya masih kental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City