SuaraJawaTengah.id - Pasar Pagi Kota Tegal dipadati pengunjung sekitar sepekan menjelang lebaran. Ramainya pengunjung menimbulkan kerumunan di dalam pasar tradisional terbesar di Kota Bahari itu.
Pantauan Suara.com di Blok A yang berada di lantai dua pasar, Rabu (5/4/2021), ratusan pengunjung terlihat memadati lorong pasar dan kios pedagang yang menjual pakaian. Mereka harus berdesak-desakan saat akan berbelanja untuk persiapan lebaran.
Selain mengabaikan jaga jarak, sejumlah pengunjung tampak ada yang tidak memakai masker dengan benar. Masker diturunkan hingga leher atau dagu sehingga tidak menutupi mulut dan hidung.
Tak hanya pengunjung, sejumlah pedagang juga ada yang tidak memakai masker saat sedang melayani maupun menunggu pembeli.
Salah satu pedagang pakaian, Ovi, 25, beralasan tidak memakai masker supaya suaranya terdengar saat sedang proses tawar-menawar dengan pembeli.
"Ya takut (tertular Covid-19) sebenarnya, tapi mau gimana lagi, kan kita lagi tawar-menawar, kadang gak kedengeran orangnya sehingga masker dilepas," ujarnya.
Menurut Ovi, mayoritas pengunjung pasar memakai masker karena hal itu diwajibkan ketika akan masuk ke dalam pasar.
"Jarang yang tidak pakai masker, pengunjung pasti pakai masker. Di depan juga ada trantib (petugas keamanan pasar). Wajib pakai masker dan cek suhu," ucapnya.
Ovi yang berjualan baju gamis menyebut jumlah pembeli meningkat 30 persen menjelang lebaran. Meski demikian, jumlahnya tak sebanyak saat lebaran sebelum pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kerumunan di Pasar Tanah Abang Runtuhkan Jerih Payah Kendalikan Pandemi
"Kalau lebaran sebelum ada corona pengunjung lebih ramai, tidak sampai longgar. Tapi lebaran tahun ini memang lebih mendingan daripada lebaran tahun lalu pas awal-awal ada corona," ungkapnya.
Pada lebaran sebelum pandemi Covid-19 melanda, Ovi mengaku bisa mendapat omzet minimal Rp5 juta per hari. Sedangkan menjelang lebaran tahun ini omzet yang didapat paling banyak Rp3 juta per hari.
"Sekarang omzet Rp3 juta itu sudah paling ramai. Kalau hari-hari biasa paling sekitar Rp1 juta sampai Rp2 juta," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekspor Jateng Tembus 7 Miliar Dolar, Sarif Abdillah: Jangan Cuma Jual Bahan Baku!
-
Polda Jateng: Makam Sutrimo di Banyumas Dijaga Ketat Jelang Ekshumasi Besok
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Ini Peran BRI
-
Pengacara Yoyok Sukawi Bantah Aset Disita, Kuasa Jual Juga Ditolak PN Semarang
-
Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi