SuaraJawaTengah.id - Sejumlah kaum milenial yang terjerumus pada paham radikalisme hingga terorisme memantik keperihatinan Yayasan Putra Persaudaraan Anak Negeri (Persadani) Semarang.
Seperti diketahui. pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar adalah pasangan suami-istri yang lahir pada 1995. Usia muda yang termasuk kategori milenial.
Peristiwa bom bunuh diri di Makassar tersebut memberikan lampu kuning jika generasi milenial sangat rentan terpapar paham radikalisme, terorisme, dan intoleransi.
Ketua Persadani Semarang, Mahmudi Haryono mengajak masyarakat Jawa Tengah khususnya generasi muda dan kaum milenial bersama-sama menolak paham radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Jateng.
“Saya mengajak warga Jateng, khususnya kaum milenial menolak segala bentuk paham radikalisme, terorisme dan intoleransi di wilayah Jawa Tengah,” tegas Mahmudi Haryono alias Yusuf, Rabu (5/5/2021).
Dia memaparkan, salah satu akses penyebaran paham radikalisme di Indonesia salah satunya bersumber dari media sosial (medsos). Target atau sasaran penyebaran paham ini terhadap generasi milenial.
"Kaum milenial sangat rentan terhadap paparan paham radikalisme dan terorisme. Ini jadi perhatian dari pemerintah agar generasi milenial rentang usia 17-24 tahun tidak terjerumus dalam paham radikalisme dan terorisme," tegasnya.
Bersama kaum milenial, Yusuf mengajak agar mendukung langkah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mencegah dan menangkal demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Mari bersama-sama menangkal kegiatan yang mengarah pada radikalisme, intoleransi dan terorisme. Mendukung Polda Jateng mencegah, khususnya para kaum milenial. Torelansi yes, radikalisme no. Ciptakan masyarakat yang aman, damai, dan sejuk di Jateng,” pungkas Yusuf.
Baca Juga: Novel Disebut Tak Lulus, Pegawai KPK Akui Dikasih Soal-soal Radikalisme
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
25 Merek Beras Fortifikasi Gagal Uji Lab, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pengawasan Pangan Diperketat
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Sediakan Layanan Premium Medical Check Up
-
Dukung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemprov Jateng Ajak Warga Nobar di Kantor Gubernur
-
Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya