SuaraJawaTengah.id - Belum lama ini, sebuah rumah dirazia petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarnegara, Jawa Tengah karena disalahgunakan untuk praktik prostitusi. Warga sekitar kerap mengingatkan pemilik rumah yang berinisial S, namun selalu dibantah dengan dalih kepepet.
Menurut pengakuan warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa tetangga kerap mengingatkan untuk tidak melakukan pekerjaan tersebut namun selalu tidak membuahkan hasil. Pemilik rumah prostitusi di Banjarnegara itu menjadikan kebutuhan menjadi alasan tiap kali warga atau tetangga mencoba menasehati.
Pemilik rumah merupakan janda karena suaminya yang merupakan penderes kelapa meninggal beberapa waktu lalu. Selain untuk memenuhi kebutuhan, pemilik rumah mengaku memiliki hutang.
"Ya mau bagaimana lagi, butuh uang dan butuh bayar hutang, kepepet katanya, " ungkap salah satu warga Desa Bandungan, Kecamatan Rakit.
Ia mengaku merasa tidak enak dan serba salah dengan adanya praktik prostitusi di lingkungannya. "Kami semua nggak enak hati ,rikuh pekewuh karena sama tetangga sebetulnya, tapi jika dibiarkanpun itu sesuatu yang salah," Katanya.
Sementara Kepala Desa Bandingan, Kecamatan Rakit ,Wahito menegaskan bahwa meski situasi dan kondisi ekonomi sulit, pihaknya tidak membenarkan cara pemilik rumah prostitusi tersebut.
Disisi lain, Kades berharap agar pemiliik rumah prostitusi tersebut jera namun tidak sampai ke ranah hukum.
"Bagaimanapun Dia warga kami, kasihan kalau sampai ditindak hukum, cukup diberi sanksi yang bisa membuat jera tapi tidak sampai dipenjara," ungkapnya.
Hingga kini, pelaku S masih dalam penyidikan lebih lanjut oleh Satpol PP. "Masih kami dalami, Senin yang bersangkutan kami wajibkan lapor, " pungkas Kepala Satpol PP Banjarnegara, Esti Widodo kepada Suara.com, (9/5/2021)
Baca Juga: Erupsi Kawah Sileri, BPBD Banjarnegara Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Kontributor: Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
5 Modus Korupsi Bupati Pati Sudewo, Peras Kades Demi Jabatan Perangkat Desa
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol