SuaraJawaTengah.id - Usai menyantap berbagai hidangan selama lebaran, seperti opor dan rendang, lemak jahat seakan siap menghadang. Selain bisa menambah berat badan, terlalu banyak konsumsi makanan bersantan juga dapat mengancam kesehatan.
Namun di Banjarnegara, terdapat hidangan bernama iwak bumbu rempah yang dikombinasi dengan kentang, buncis, dan wortel sehingga nampak seperti hidangan eropa.
Hidangan ini tak hanya menarik dipandang, tapi juga membuat lidah bergoyang. Iwak kali yang dibalut bumbu rempah dapat menjadi andalan untuk menu usai lebaran.
Iwak kali jika digoreng saja sudah menciptakan cita rasa gurih, dengan diolah bersama bumbu rempah, sajian yang mulai jarang ditemui ini semakin nikmat. Apalagi, jika sajian ini dinikmati langsung di tepi sungai Serayu yang merupakan habitat asli iwak kali.
Bahan yang digunakan untuk membuat bumbu rempah diantaranya bawang putih, bawang merah, merica, sereh, cabai, daun salam, lengkuas dan bumbu dapur lainnya.
Juru masak, Sugeng Purnomo menyebutkan jika hidangan iwak kali lebih sehat apalagi jika diolah dengan berbagai rempah yang mempunyai khasiat.
“Habitat iwak kali ini asli dari sungai Serayu dan diambil langsung dari sungai. Sungai nya juga masih bersih dan terjaga, jadi lebih sehat apalagi jika dibumbu rempah yang punya banyak khasiat buat kesehatan,” kata Sugeng, Sabtu (22/5/2021)
Menurutnya, Iwak kali saat ini sudah mulai jarang ditemui karena banyak sungai yang sudah tercemar. Apalagi di kota kota besar, sungai sudah mulai beralih untuk tempat pembuangan limbah rumah tangga maupun industri.
“Beruntung di Banjarnegara alamnya masih asri, sungainya masih bersih,” tambahnya.
Baca Juga: Ditabrak Mobil, Dua Orang di Dalam Warung di Singaraja Masuk Rumah Sakit
Tak heran jika menu iwak kali menjadi salah satu andalan di resto The Pikas Banjarnegara. “Kebanyakan dari luar kota peminatnya, tamu yang habis wisata arung jeram,” paparnya.
Salah satu penikmat menu iwan kali, Muthia mengaku ketagihan ketiga mencoba menu iwak bumbu rempah ini. Rasa lokal berkolaborasi dengan gaya internasional menjadi satu.
“Ditambah dengan nuansa alam sungai Serayu yang masih alami, sejuk , jadi semakin nikmat,” ungkap Muthia.
Menikmati hidangan otentik dengan nuansa alam sungai Serayu dapat dijumpai di The Pikas Banjarnegara dengan harga yang cukup ekonomis. Hanya dengan Rp 25 ribu, pengunjung dapat menikmati sajian spesial dan sehat sembari menghilangkan penat di akhir pekan.
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting