SuaraJawaTengah.id - Sebuah masjid di Kabupaten Demak memiliki mustaka peninggalan murid Sunan Kalijaga yang dipercaya menghadap suatu wilayah yang terjadi bencana. Mustaka selalu menunduk tak bisa diluruskan.
Bahkan, setiap ada orang yang meluruskan mustaka tersebut maka posisinya akan kembali seperti semula yaitu menunduk ke salah satu arah. Mustaka tersebut bisa dilihatt di Masjid Jami'Baitul Mu'minin, Desa Grogol, Kecamatan Karangtengah, Demak.
Nadzir Masjid Jami' Baitul Mu'minin, Kiai Aly Mahrus Aziz, mengatakan bahwa perubahan arah mustaka masjid di Demak tersebut masih dia ingat mengarah ke barat saat terjadi tsunami Aceh.
Dia menyebut sebelum terjadi tsunami di Aceh, satu minggu sebelum terjadinya tsunami mustaka tersebut mengarah ke barat. Bahkan, sebelum terjadinya bencana di Bantul satu minggu sebelumnya mustaka tersebut juga mengarah ke selatan.
"Pas mengarah ke Barat ada bencana di Aceh, pindah arah ke Selatan juga ada bencana di Bantul," jelasnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (12/6/2021).
Dia meyakini jika yang menggerakan mustaka tersebut ada campur tangan Tuhan. Keajaiban tersebut merupakan sesuatu yang tak lumrah terjadi.
"(Mustaka) itu berputar dengan sendirinya Tuhan yang mengarahkan," ujarnya.
Terdapat kejadian aneh ketika arah mustaka tersebut ingin diluruskan. Suatu ketika, mustaka tersebut pernah diluruskan oleh sesorang, namun belum sampai turun sampai tanah mustaka tersebut sudah kembali pada arah sebelumnya.
"Pernah diluruskan oleh tukang di sini, namun sebelum sampai tanah sudah menunduk ke salah satu arah lagi," katanya.
Baca Juga: Abrasi di Demak Paling Parah, 20 Tahun Lagi Kota Wali akan Tenggelam
Ada kejadian aneh lain, karena penasaran terdapat salah satu warga yanng menendang mustaka tersebut. Beberapa waktu kemudian orang tersebut dimasukan ke rumah sakit jiwa dan seminggu kemudian meninggal.
"Pernah ditendang sama seseorang, 'barang seperti ini kok bisa berubah-ubah' Namun seminggu kemudian dia meninggal," katanya.
Bahkan, ketika masjid tersebut direnovasi beberapa warga ada yang kesurupan ketika mengangkat mustaka Masjid Jami'Baitul Mu'minin. Beberapa orang yang kesurupan mengaku melihat emas.
"Banyak kejadian lain dialami warga, yang saat ini masih hidup banyak yang kesurupan," ujarnya.
Kepala UPTD Museum Glagah Wangi Dindikbud Demak, Ahmad Widodo mengatakan, Masjid Baitul Mu'minin di Grogol tersebut disebut warga sebagai Masjid Wali Grogol, lantaran berdasarkan cerita merupakan peninggalan atau petilasan tempat salat Sunan Kalijaga dan rombongan sekitar abad 14.
"Masjid di Grogol itu ada yang mengatakan itu masjid wali. Menurut cerita orang di situ rombongan Sunan Kalijaga, rombongan para wali mencari bahan bahan untuk berdirinya Masjid Agung Demak," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga