Budi Arista Romadhoni
Minggu, 06 Juni 2021 | 09:39 WIB
Warga di demak tak percaya adanya virus Covid-19, akhirnya ditantang ke kuburan. [Instagram]

SuaraJawaTengah.id - Beredar video diduga seorang pria di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tidak mempercayai adanya pandemi Covid-19.

Karena kelakuaannya itu, pria dari Demak tersebut pun ditantang pria lainnya untuk menengok dan mengikuti proses pemakaman jenazah yang meninggal terpapar Covid-19.

Berdasarkan unggahan video diakun instagram @kudusviral, Jum'at (05/06/2021). Dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat sebuah tangkapan layar postingan pria yang bernama MPrasetyobu di salah satu grup facebook MIK DEM (Media Informasi Kota Demak).

Dalam postingannya tersebut, pria itu menuliskan dirinya sama sekali tak mempercayai adanya Covid-19 karena minimnya buktinya yang jelas.

"KEBODOHAN YANG HAKIKI KALO MASJID AGUNG DEMAK DITUTUP, DI DEMAK CORONA MENINGKAT TANPA BUKTI TAK JELAS. SAYA YAKIN KE PADA ALLAH DI DEMAK NGGA ADA CORONA DAN SATU LAGI KALO ADA CORONA DI DEMAK, TAK EMPLOKE DI KARENA KORONA DI DEMAK. SAYA JAMIN NGGA ADA CORONA DI DEMAK," tulis pria itu.

Lalu didalam video itu terekam seorang pria lainnya yang tidak diketahui identitasnya menantang pria itu untuk ikut ke pemakaman jenazah Covid-19. Hal itu diyakini untuk membuktikan bahwa virus itu memang ada. Selanjutnya, pria kaos hitam itu pun diminta untuk mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).

"Dinggo APDnya sing rak percoyo covid, sing jarene meh diuntal covide, malam ini ada tiga pemakaman yang masih antri melu di pakai APDne, pakai APD wae rak genah," suara pria tersebut.

Setelah sesampainya di sebuah pemakaman, terlihat foto dalam video itu yang menunjukkan pria yang awalnya tidak mempercayai adanya Covid-19, malah tak berani mendekati jenazah yang meninggal akibat yang terpapar oleh virus tersebut.

Sontak saja, beredarnya video itu langsung dibanjiri komentar warganet. Bahkan banyak dari mereka yang menertawakan pria yang tak mempercayai Covid-19 itu.

Baca Juga: Ricuh! Survei Lokasi Tambang Pasir di Balong Jepara Mendapat Penolakan

"Mas2 sdh ada himbauan utk menerapkan protokol kesehatan sampai2 diluar sana ada yg lock down, kok iseh ora percoyo anane covid aneh. Wes angel nemen tuturanmu," kata akun @pueyex.

"Sok sok an si ncen drung keno makane melete nek keno leh sambat," ujar akun @abdulharis_0698.

"Hahaha rasakno, saiki nek meh mosting opo ngomen mbok dipikir sek, cangkem jeplak wae iso ditapuk kok, lha opo meneh dumeh ketikan jempol. Akeh2i konten ngenekan min," tutur akun @manafmau.

"Aku ae gumun wz akeh KORBANe koq yow ijeh akeh seng gak PERCOYO nek COVIT itu ancen ono," ucap akun @fie_lutfianie.

Kontributor : Fitroh Nurikhsan

Load More