SuaraJawaTengah.id - Pasca lebaran Idul Fitri, kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan yang signifikan. Seperti Kabupaten Demak, ketersediaan ruang isolasi untuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sunan Kalijaga sudah penuh.
Dilansir dari Jatengnews.id, Kabupaten Demak menempati urutan pertama se-Jateng dengan Bed Occupancy Rate (BOR) tertinggi seminggu terkahir.
“Sementara penuh semua (ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Sunan Kalijaga), tinggal ruang bayi yang kosong,” jelas Humas RSUD Sunan Kalijaga, Kusmanto, Minggu (13/6/2021).
Kusmanto menjelaskan, RSUD Sunan Kalijaga memiliki 125 ruangan isolasi Covid-19, terisi sejumlah 114 pasien. Dirinya menambahkan kondisi ruang isolasi pasien di RSUD Sunan Kalijaga yang penuh tersebut sudah sejak tiga mingguan.
“Yang masih kosong ruang bayi. Penuh tiga mingguan (ruangan isolasi pasien Covid-19 di RSUD Demak),” sambung Kusmanto.
Dirinya menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan rumah sakit sekitar dan Semarang guna menampung pasien Covid-19 di Kabupaten Demak. Dirinya menyebut, pasien sembuh dan baru terus bergantian dan terdapat antrean di Ruang Gawat Darurat (UGD) RSUD Sunan Kalijaga.
“Kita di sini fleksibel, tetap kita terima semua pasien, nanti kita koordinasi dengan pihak rumah sakit sekitar dan rumah sakit Semarang juga. Ini kan mungkin ada yang pulamg Sore ini, terus diganti, berputar terus, di UGD ini kan masih ada antrean,” terangnya.
“Mbludak, gak tahu ini varian terbaru ini, cepet banget,” keluh Kusmanto.
Selain itu, dirinya menyebut, sejumlah tenaga kesehatan dan karyawan RSUD Sunan Kalijaga pun juga terpapar dan diantaranya masih menjalani rawat inap.
Baca Juga: Mengkhawatirkan, Keterisian Ruang ICU Covid-19 di Pontianak Capai 80 Persen
“Yang masih menjalani rawat inap ada 36 orang, nakes dan karyawan. Sebelumnya ada sekitar 100 an dan ada yang sudah sembuh,” ujar Kusmanto yang juga tengah menjalani isolasi mandiri di rumah usai pulang dari rawat inap Rabu lalu.
“Benar-benar kita prioritaskan, kita sesuaikan seperti apa, untuk memanage itu, supaya nanti pelayanan di rumah sakit tidak terjadi masalah,” tegas Kusmanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Timnas ke Final, Pemprov Jateng Pastikan Nobar Berlanjut hingga Laga Puncak
-
Di Makassar, BRI Peduli Bekali Disabilitas Dengan Keterampilan dan Wawasan Digital
-
KP-KBP PSSI Jateng Tegas: Pemilihan 8 Oktober Harus Ditunda, Asprov Dilaporkan ke Komite Etik
-
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Terkendali, 7 Mobil Damkar Masih Disiagakan
-
Kendal Tornado FC Siap Redam Tekanan Manahan, Stefan Keeltjes Tekankan Mental Pemain