SuaraJawaTengah.id - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat pasti akan memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat. Termasuk di Kabupaten Banyumas.
Untuk membantu masyarakat, Pemerintah Kabupaten Banyumas, menyiapkan bantuan bagi warga yang terdampak PPKM Darurat yang berlangsung pada 3-20 Juli 2021.
"Efek atau dampak dari kebijakan pemerintah dengan adanya PPKM Darurat pada 3-20 Juli, maka pasti akan ada yang terkena dampak langsung seperti pekerja-pekerja, buruh-buruh harian dari pengusaha yang kegiatannya ditutup," kata Bupati dalam rekaman video yang dibagikan melalui WhatsApp kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (7/7/2021).
Selain itu, kata dia, ada pegiat seni, budaya, pariwisata, olahraga, tata boga dan lain-lain yang turut terdampak PPKM Darurat.
Oleh sebab itu, lanjut dia, pemerintah juga memperhatikan nasib warga yang terdampak PPKM Darurat tersebut.
"Sehingga nanti paling lambat tanggal 13 Juli, kami, pemerintah akan me-launching pendaftaran bagi masyarakat yang terdampak akibat adanya kebijakan ini, akan dibantu atau akan menerima bantuan. Nanti besarannya sedang kami hitung sesuai dengan kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Banyumas, namanya adalah bantuan Jaring Pengaman Sosial Banyumas," katanya.
Ia mengatakan untuk mempercepat penyaluran bantuan, pendaftaran akan dilakukan melalui aplikasi.
Bagi masyarakat yang tidak paham aplikasi, kata dia, akan dibantu oleh kepala desa atau lurah.
"Atau siapapun bisa membantunya untuk mengusulkan. Setelah masuk pendaftaran, maka akan diverifikasi, terutama bantuan ini akan diberikan bagi masyarakat menengah ke bawah," katanya.
Baca Juga: Tegakkan Aturan WFH Saat PPKM Darurat, Ganjar Jalin Komunikasi dengan Apindo
Ia mengatakan bagi masyarakat yang sudah menerima bantuan reguler, baik Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Pusat maupun BST Dana Desa, tidak diperkenankan menerima bantuan JPS Banyumas.
Saat ditanya melalui pesan WhatsApp mengenai mekanisme penyaluran bantuan JPS Banyumas, Bupati mengatakan pihaknya masih memikirkan mekanisme penyalurannya.
"Bantuan berupa uang tunai, besarannya sedang dihitung. Sekarang sedang dipikir cara memberikannya, apa lewat tabungan atau Kantor Pos," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School