SuaraJawaTengah.id - Semenjak diberlakukannya PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali. Banyak jalan utama di berbagai daerah yang ditutup. Hal itu untuk guna mengendalikan mobilisasi massa.
Rupaya penutupan jalan tersebut memicu masalah baru. Sebab masyarakat yang hendak melakukan aktivitas jadi terhambat. Seperti salah satunya terjadi di daerah Purwodadi, Jawa Tengah.
Melalui unggahan video di akun instagram @infogrobogan.id pada Selasa (06/07/2021). Dalam video itu seorang pria mengeluhkan penutupan jalan di daerah Getasrejo. Agar tetap bekerja ia lantas melewati jalan alternatif yang melewati jembatan gantung.
Namun ia merasa terkejut, sesampainya di jembatan gantung Menduran. Ternyata sudah ramai pengendara sepeda motor yang tengah mengantri melewati jembatan gantung berukuran kecil tersebut.
Padahal jembatan gantung tersebut dalam kondisi yang kurang bagus. Sehingga sangat berbahaya jika dilewati terus-menerus dengan oleh pengendara sepeda motor.
"Jalan sampai parah ngene loh pak, iki manungso neng duwur gantungan. Dudu robot Iki loh. (Ini manusia diatas gantungan. Bukan robot ini loh)," ucap suara yang terekam dalam video tersebut.
"Nek jalan sama jembatannya rusak sing tanggungjawab sopo," jelasnya.
Sontak saja unggahan video itu langsung jadi sorotan warganet. Tak sedikit dari mereka yang prihatin melihat kejadian tersebut.
"Dan akhirnya PPKM telah menciptakan suasana kerumunan tersendiri," ujar akun @jerrys.id.
Baca Juga: Pasien Terhalang Macet, Polisi Pertimbangkan Buka Penyekatan di Jalan Salemba Raya
"PPKM hanya menambah masalah tanpa memberi solusi," ucap akun @kurnia.kusumasari.
"Jangan kerumunan jarene, ee malah jalan ditutup gae macet jalan liyane angle angle,'' sahut akun @narend.id.
Bahkan ada salah satu warganet yang melaporkan keluhan warga Purwodadi dan Grobogan ke Gubernur Jawa Tengah.
"Pak @ganjar_pranowo tolong pak.. Solusi untuk Kabupaten Grobogan butuh solusiiii bukan hanya aturan," timpal akun @nafita24.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan
-
Budayawan Nilai Pengalaman dan Rekam Jejak Jadi Modal Utama Adnas Layak Pimpin PMI Jateng
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Rumah BUMN Rembang Semen Gresik Bersama Pemkab Rembang Realisasikan Program Plangisasi
-
Kemarau Belum Puncak, Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Sudah Kesulitan Air Bersih