Satu pekan sebelum insiden itu, muncul laporan dua gadis tanpa ampun dianiaya oleh keluarganya sendiri karena ketahuan bertelepon dengan seorang sepupu laki-laki di distrik Dhar.
Rekaman sejumlah video atas insiden itu menunjukkan satu dari dua gadis itu diseret dengan rambutnya sebelum dicampakkan ke tanah, lalu ditendangi, dan dipukul oleh tongkat dan papan kayu oleh orang tuanya, saudara laki-laki dan sepupunya.
Setelah video itu jadi viral, polisi menahan tujuh orang.
Insiden serupa, yang juga terjadi bulan lalu, dilaporkan di negara bagian Gujarat, di mana dua remaja dipukuli oleh sedikitnya 15 laki-laki, termasuk kerabat korban, hanya karena berbicara dengan ponsel, ungkap polisi.
Aktivis gender Rolly Shivhare mengatakan bahwa "betapa mengejutkan bahwa di abad ke-21 masih terjadi pembunuhan dan penganiayaan atas anak-anak perempuan karena memakai jeans atau berbicara melalui ponsel."
Patriarki, ujarnya, merupakan "salah satu masalah terbesar di India" dan dia menuding para politisi, pemimpin, dan pemengaruh sering melontarkan komentar-komentar misoginistis yang memberi contoh buruk.
"Pemerintah mengatakan bahwa anak perempuan merupakan prioritas kita dan mengumumkan skema besar atas kesejahteraan mereka, tapi itu tidak terjadi di lapangan," ujar Shivhare.
Di negera-negara Barat, seorang anak atau perempuan yang hidupnya berisiko di dalam lingkungan rumah mereka sendiri bisa pindah ke tempat penampungan atau di rumah asuh.
"Rumah penampungan dan pusat krisis di India masih sedikit dan kebanyakan masih dikelola secara buruk sehingga tidak ada yang mau tinggal di sana. Pemerintah perlu mengalokasikan lebih banyak anggaran dan memperbaiki kondisinya," kata Shivhare.
Baca Juga: Kabar Baik, Indonesia Dapat Sumbangan Oksigen dari India dan Swiss
"Namun satu-satunya solusi jangka panjang adalah membuat anak-anak perempuan jadi lebih peduli akan hak-hak mereka."
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga