SuaraJawaTengah.id - Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menghentikan penyelidikan dugaan tindak pidana pembalakan liar dalam Kawasan Hutan Satuan Permukiman VIII Desa Sumber Makmur dengan alasan tidak ditemukan unsur pidana.
"Setelah kami selidiki ternyata dokumen dan surat kepemilikan kayu lengkap dan kayu tersebut dari tempat usaha depot," kata KBO Satuan Reskrim Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko Ipda Kurtani dalam keterangan pers di Mukomuko, Kamis (9/9/2021).
Ia mengatakan hal itu terkait dengan penangkapan dua orang yang diduga melakukan tindak pidana pembalakan liar di Kawasan Hutan Satuan Permukiman VIII Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang.
Mereka adalah SK (46), warga Desa Talang Sepakat, Kecamatan V Koto, dan FI (50), warga Desa Talang Sakti, Kecamatan V Koto.
Polisi telah melakukan pengecekan untuk memastikan kelengkapan dokumen dan surat izin kayu di tempat usaha depot kayu, termasuk tunggul kayu tersebut dan lokasi penebangan kayu berizin.
Kedua orang tersebut kini telah dibebaskan karena tidak terbukti melakukan dugaan tindak pidana pembalakan dan tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.
Sementara itu, personel Operasi Wanalaga Kepolisian Resor Mukomuko sebelumnya menangkap dua orang yang diduga melakukan tindak pidana pembalakan liar di Kawasan Hutan Satuan Permukiman VIII Desa Sumber Makmur.
Dua orang ini ditangkap setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat terkait kegiatan pengangkutan hasil hutan kayu yang di duga berasal dari kawasan hutan di wilayah ini.
Ia mengatakan, barang bukti yang diamankan berupa kayu olahan jenis rimba campuran sebanyak 26 batang dengan rincian 7 sentimeter x 14 sentimeter x 400 sentimeter. [antara[
Baca Juga: Anggota DPRD Kabupaten Soppeng Jadi Tersangka Pembalakan Liar
Berita Terkait
-
Mensesneg: 24 Perusahaan Pemegang HPH dan HTI Diaudit Kementerian Kehutanan
-
Berkat Laporan Warga, Polisi Sita 8 Ton Kayu Ilegal di Kepulauan Meranti
-
Bareskrim Temukan Alat Berat dan Lahan Ilegal: Kasus Pembalakan Liar di Sumut Naik Penyidikan
-
Puluhan Kayu Gelondongan Diselidiki Bareskrim, Dugaan Pembalakan Liar di Hulu Garoga Menguat
-
Banjir Sumatra Bawa Kayu Gelondongan, Ketua MPR Muzani: Sepertinya Hasil Tebangan Itu
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
Gubernur Luthfi Minta Mahasiswa Jangan Cuma Demo: Kritik Harus Berbasis Data!
-
Mau Bawa Pulang Besi Curian, Malah Pulang Bareng Polisi, Dua Pria di Karanganyar Dibekuk
-
Posyandu Matahari Hadir di Sleman, BRI Peduli Dorong Penguatan Kesehatan Ibu dan Anak