Produk jamu asi booster (penambah asi untuk menyusui), lemonberry (penambah nafsu makan anak), hingga paket jamu program hamil juga tersedia.
Penjualan paling banyak tentu saja jamu anti Corona. Jika sebelumnya terjual sekitar 300 botol dalam sebulan, pada pertengahan tahun 2020 jumlah permintaan JAC melonjak menjadi 1.200 botol.
“Jadi pas pandemi itu saya pingin sesuatu yang baru. Saya membuat namanya jamu anti corona (JAC) itu yang paling laris,” kata Dwi Kuntari.
Pada Juni-Juli 2021 permintaan JAC kembali melonjak 100 hingga 150 persen, seiring naiknya jumlah kasus penularan Covid. “Sekarang kan sudah banyak suplemen jadi nggak kaya waktu awal dulu. Tapi (tetap) ada kenaikan dua kali lipat.”
Selain melayani empon-empon dalam kemasan, Jamu Deka juga melayani permintaan packing jamu untuk souvenir pernikahan. Souvenir berupa jamu kemasan, cocok untuk tema pernikahan di masa Covid.
Harga Jamu Deka bisa dikatakan terjangkau, sesuai dengan pangsa pasar yang disasar yaitu kalangan menengah ke atas. Jamu Deka kemasan 350 mililiter dijual Rp 9 ribu, sedangkan kemasan 1 liter dibanderol Rp 25 ribu.
Jumlah penjualan Jamu Deka saat ini stabil di angka 700-900 botol per bulan. Dengan harga jual Rp 7.500 hingga Rp 150 ribu, Dwi Kuntari bisa memperoleh omzet sekitar Rp 7 juta.
“Karena pasarnya menengah ke atas, saya lebih (promosi) ke Instagram. Lebih banyak di online secara WhatsApp atau dari teman-teman endorse juga,” kata Dwi Kuntari.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Baca Juga: Kebal! Pedagang Asal Magelang Goreng Bakwan di Minyak Panas Pakai Tangan Kosong
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Khoirul Muzaki dan Alfiatun Resmi Pimpin AJI Purwokerto 2026-2029
-
Ritual Sakral Waisak: Puluhan Biksu Jemput Air Berkah Umbul Jumprit untuk Sucikan Jiwa Manusia
-
Jateng Darurat Kekerasan Pesantren, Gubernur Luthfi Dorong Gerakan 'Asah-Asuh'
-
Waspada! Dampak Siklon Jangmi, Jawa Tengah Masuk Zona Sabuk Konvergensi Hujan Lebat
-
Misteri Kematian Satu Keluarga, Sampel Organ Korban Termuda Jadi Kunci Pengungkap Misteri Kledung