SuaraJawaTengah.id - Gerombolan monyet atau kera liar menyerang pemukiman warga di Dukuh Manggal, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi itu membuat warga sekitar khawatir mengingat jumlahnya cukup banyak. Tak hanya datang, rombongan kera liar juga masuk ke rumah warga dan mencuri aneka makanan.
Diwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com, dari keterangan warga, serangan kera liar baru kali pertama terjadi di wilayah tersebut.
Warga menduga kera liar berasal dari kebun tak jauh di lingkungan tersebut. Gerombolan kera liar ini berjumlah sekitar tujuh ekor.
“Kami menerima laporan dari warga bahwa ada segerombolan monyet [kera] liar yang masuk ke rumah-rumah. Kami cek ke lokasi belum menemukan sumber monyet liar ini darimana asalnnya,” kata Sukarelawan Senkom Mitra Polri, Andi Hartono, Jumat (22/10/2021).
Mereka masuk ke rumah warga dan mencuri makanan yang ada. Tanaman buah-buahan seperti pepaya, mangga dan lainnya milik warga setempat juga rusak dimakan kera liar tersebut.
“Kami cek ke kebun di dekat permukiman warga di sana. Tapi belum menemukannya,” tuturnya.
Dikatakannya, warga khawatir serangan kera menjadi-jadi dan dapat melukai warga setempat. Berbagai upaya sementara dilakukan warga setempat untuk menghalau serangan kera.
Salah satunya dengan menakuti kera menggunakan tongkat bambu sebagai sumber bunyi-bunyian. “Tongkat bambunya ini dipukul-pukul untuk ngusir keranya,” katanya.
Baca Juga: Ikuti Petunjuk Google Maps, Minibus Asal Demak Ini Terguling ke Jurang di Karanganyar
Pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Sesuai rencana BKSDA akan melakukan pengecekan ke lokasi dalam waktu dekat ini.
Warga berharap serangan monyet bisa segera diatasi. Serangan tersebut membuat resah dan mengganggu kenyamanan warga setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Sarif Abdillah: Konsumsi Ikan Penting untuk Gizi dan Ekonomi Nelayan di Jawa Tengah
-
BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan
-
El Nino Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Perkuat Antisipasi Kekeringan