SuaraJawaTengah.id - Ribuan nelayan di Tambak Lorok, Kota Semarang tagih janji Wali Kota Semarang untuk segera membuatkan talut pemecah gelombang.
Pasalnya, beberapa perahu milik nelayan Tambaklorok sudah menjadi korban dari keganasan ombak. Sebagian ada yang rusak parah hingga tenggelam.
Ketua Dermaga Tambak Lorok, Subur mengatakan, dalam waktu dekat akan terjadi gelombang yang besar seperti di tahun-tahun sebelumnya yang mengakibatkan perahu nelayan rusak.
"Jika musim hujan ombaknya cukup besar. Hal itu membuat beberapa perahu tahun sebelumnya banyak yang rusak," jelasnya saat ditemui di lokasi, Senin (15/11/2021).
Untuk itu, dia meminta Pemerintah Kota Semarang untuk segera membuat talut pemecah ombak untuk antisipasi ombak besar yang terjadi di wilayah pesisir Kota Semarang.
"Kalau tahun kemarin itu ada sekitar 8 perahu yang rusak. Juga ada yang tenggelam. Kalau ditotal ada puluhan," katanya.
Menurutnya, hal itu disebabkan, di dermaga tersebut tak ada talut yang fungsinya sebagai pemecah gelombang yang membuat gelombang ombak langsung mengarah ke dermaga.
"Akhirnya, ombak langsung menghantam perahu yang sedang bersandar di dermaga," ujarnya.
Selain kerusaka yang disebabkan ombak yang besar, juga muncul permasalahan lain diantaranya banyak perahu yang saling benturan satu sama lain.
Baca Juga: MU Dibantai Liverpool, Wali Kota Semarang Lempar Sindiran Minta Solskjaer Diganti?
"Jadi antar perahu itu saling tabrakkan," ujarnya.
Menurutnya, selain mengancam perahu para nelayan, tidak adanya talut pemecah gelombang juga mengancam kehidupan warga yang ada di dekat dermaga.
"Tahun kemarin sampai meluber ke permukiman warga air lautnya. Beberapa rumah warga juga ikut rusak," katanya.
Biasanya, ombak besar akan terjadi di bulan Desember. Jika takut pemecah ombak tak ada kemungkinan besar nasib perahu nelayan tak beda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya.
"Satu bulan lagi pasti ombaknya besar," imbuhnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah