“Kemampuan mendesain kejahatan ini, tidak semua orang bisa. Sejahat-jahatnya orang kalau tidak terbiasa melakukan (kejahatan), pada posisi tertentu kagok,” ujar Triantono.
Penjara dan Terapi Sosial
Meski demikian, menurut Triantono terlalu dini menyimpulkan kejahatan yang dilakukan tersangka IS mengarah pada tindakan psikopat. Hal penting yang harusnya dilakukan saat ini adalah menyelidiki profil psikis tersangka.
“Saya tidak berani mengatakan sejauh itu (psikopat). Masih terlalu dini. Perlu untuk dipelajari jangan-jangan masih ada korban lain. Jadi tidak diketahui pada waktu terdekat, tapi mungkin dilakukan sebelumnya.”
Baca Juga: Aksi Keji Kasus Dukun Pengganda Uang di Magelang Diduga Pembunuhan Berantai
Menyelidiki profil psikis tersangka juga dapat menjadi dasar mengambil langkah hukum selanjutnya. Sebab untuk kasus pelaku kejahatan dengan ganguan psikis, hukuman penjara saja kadang tidak cukup.
Kurungan penjara tidak cukup mengubah prilaku psikologis tersangka yang menyimpang. Tanpa penanganan psikis, pelaku kriminal berpotensi mengulang kejahatan setelah keluar dari bui.
“Ini menjadi penting karena mereka yang mengalami psikologis kekerasan masa kecil, butuh perhatian publik. Mereka bukan orang yang aman. Dalam arti butuh semacam treatment yang pas di masyarakat,” pungkas Triantono.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Baca Juga: Bertambah Lagi! Korban Dukun Pengganda Uang di Magelang Jadi 4 Orang
Berita Terkait
-
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur 2025, Lengkap dengan Cara Belinya Lewat Online!
-
Film Horor 'Pembantaian Dukun Santet' Diangkat dari Thread Viral, Ini Ceritanya!
-
3 Jalur Alternatif Mudik ke Magelang Tanpa Macet dari Semarang, Jogja dan Purwokerto
-
Terungkap Jamet Si Dukun Palsu Tega Bunuh Anak dan Ibu di Tambora Gegara Gagal Gandakan Uang
-
Koar-koar Efisiensi, Mendagri Tito Sebut Dana Retret Rp13 M Bentuk Investasi: Kalau Gak Efisien Kasihan Rakyat
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Jurnalis Dipukul dan Diancam Ajudan Kapolri: Kebebasan Pers Terancam di Semarang
-
Arus Balik Lebaran 2025: Baru 50 Persen Pemudik Kembali
-
Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan
-
Ini 7 Amalan Bulan Syawal yang Dianjurkan untuk Dilakukan
-
Jadwal dan Keutamaan Puasa Syawal 2025: Sampai Kapan Kita Bisa Berpuasa?