Kedepan, dia sudah bekerjasama dengan remaja sekitar untuk mengembangkan wayang yang terbuat dari limbah kertas itu. Dia akan menggelar pameran mini untuk mempertunjukan patung wayang yang terbuat dari kertas.
"Nanti kalausudah sampai 1000 patung saya akan buat pameran. Soalnya masih pandemi juga," ucapnya.
Sampai saat ini, beberapa warga juga ada yang menjual limbah kertas kepadanya. Dia bersyukur, sekarang warga sudah banyak yang melek dengan lingkungan. Wisnu berharap apa yang dia lakukan saat ini bisa bermanfaaat buat sekitar.
"Semoga bisa bermanfaat, soalnya saya juga senang dalam bidang seni juga," imbuhnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Adi Mungkas mengaku tajub dengan patung buatan Wisnu yang terbuat dari limbah kertas. Dia mengapresiasi, membuat karya yang seperti itu pasti tak mudah dan memakan waktu yang cukup banyak.
"Saya tak habis fikir, bisa jadi sebagus ini," paparnya.
Dia mendukung jika karya Wisnu itu dipamerkan. Tentunya banyak orang yang akan semakin penasaran dengan patung yang terbuat dari limbah kertas buatan Wisnu itu. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Wisnu adalah sesuatu yang baru.
"Ini adalah hal yang baru dan harus dilestarikan," pungkas dia.
Kontributor : Dafi Yusuf
Baca Juga: Pemberian Vaksin Covid-19 Diperbolehkan, Pemkot Semarang Siap Suntik 11.000 Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perizinan Tambang Transparan, Tambang Ilegal Harus Ditindak
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor