Budi Arista Romadhoni
Rabu, 02 Februari 2022 | 07:49 WIB
Tangkapan layar orang utan tengah melahap makanan sisa yang jatuh di jalan raya [Twitter @EsTeh_28]

SuaraJawaTengah.id - Beredar unggahan video yang menayangkan seekor orang utan keluar dari habitatnya dan mencari makanan di jalan raya viral di media sosial. 

Peristiwa memilukan tersebut berhasil terekam dalam unggahan video di akun twitter @EsTeh__28 belum lama ini. 

"Seekor orang utan turun ke jalan yang diduga sedang kelaparan karena habitatnya semakin menghilang akibat ulah manusia," bunyi keterangan tertulis akun tersebut. 

Dalam unggahan video itu mulanya memperlihatkan seekor orang utan berukuran cukup besar terdampar di jalan raya Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. 

Diduga tengah kelaparan, orang utan ini pun sampai memakan makanan sisa yang terjatuh di jalan raya tersebut. Para pengendara yang melintas di jalan raya itu nampak berhati-hati ketika hendak melewati orang utan. 

Selain itu, ada juga seorang pengendara yang turun dari kendaraannya untuk memberikan beberapa makanan dan minuman pada orang utan yang malang tersebut. 

Sontak saja cuitan akun ini langsung ramai dibanjiri komentar warganet. Sebagian besar dari mereka merasa prihatin dengan orang utan yang keluar dari habitatnya hanya untuk mencari makanan. 

Tak hanya itu, warganet juga banyak yang menyinggung soal rencana pemerintahan Presiden Joko Widodo yang saat ini tengah gencar membahas ihwal pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Mereka menganggap pemindahan ibu kota negara tersebut dapat mengacam habitat orang utan. 

Lantaran pembangunan ibu kota negara akan membutuhkan lahan kosong yang tak sedikit. Sehingga penebangan hutan diyakini akan gencar dilakukan guna memuluskan ambisi besar Presiden Jokowi. 

Baca Juga: PDIP Getol Sodorkan Ahok Jadi Kepala Otorita IKN, Pengamat: Cari Alternatif Orang Lain Saja

"Akibat pembabatan hutan ugal-ugalan, belum nanti IKN, udah bikin IKN melayang aja kaya avengers, kan presiden suka yang fiksi-fiksi secara udah ada tol laut, abis ini tol langit," tutur akun @Ngatot**. 

"Anda serakah sekali hai manusia, habitatku kau babat semua demi perut anda yang selalu kelaparan dan tidak pernah merasa kenyang. Tanda tangan. Simpanse yang kelaparan," celetuk akun @R1_KA**. 

"Sedih lihatnya karena kerakusan dan keserakahan manusia. Mereka terusir, yang mana mestinya kita bisa saling berbagi menempati bumi yang penuh berkah ini dengan menjaga habitat, menjaga alam dan hutan," imbuh akun @taufik_phi**. 

"Di jalur Berau-Wahau, monyet-monyet pun pada turun ke jalan menjadi "pengemis". Mereka minta makanan ke pengendara mobil yang lewat di situ," sahut akun @eYang**. 

"Jika semua hutan dibabat habis, anak cucu kita akan kah bisa melihat lagi #orangutan? atau hanya bisa dinikmati dikerangkeng rumah para #oligarki?," timpal akun @Notoa**.

Kontributor : Fitroh Nurikhsan

Load More