SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kota Semarang menduga, naiknya angka Covid-19 di Kota Semarang disebabkan karena virus omicron. Hal itu, dilihat dari kecepatan penyebaran kasus Covid-19 di Semarang belakangan.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, persebaran kasus Covid-19 di Semarang begitu cepat. Dia yakin jika sebagian dari pasien yang teridentifikasi Covid-19 adalah positif omicron.
"Jadi tak seperti varian delta. Ini sangat cepat, saya yakin varian omicron karena penyebarannya cepat sekali," jelasnya, Jumat (4/2/2022).
Dari data yang dia dapatkan beberpa siswa yang ada di SMK, SMA dan SMP juga banyak yang teridentifikasi positif Covid-19. Untuk itu, dia akan membuat skema agar penulara virus tersebut bisa dihentikan.
"Salah satu solusinya adalah, pembelajaran tatap muka mulai tanggal 7 Febuari akan kita tiadakan. Para siswa akan belajar dari rumah," paparnya.
Untuk antisipasi jika ada ledakan pasien, Pemerintah Kota Semarang mengaku sudah membuat skema. Pihaknya sudah menyiapkan 7 tempat yang bisa digunkan untuk isolasi pasien.
"Tentunya jika ada ledakan pasien akan kita buka lagi tempat-tempat tersebut," imbuhnya.
Sejauh ini, hanya rumah dinas wali kota yang masih aktif dijadikan sebagai tempat isolasi. Di bulan ini, dia sudah menerima lapoan ada ratusan warga Semarang yang positif Covid-19.
"Sebagian memang ada yang isolasi di rumah dan ada juga yang isolasi di rumah dinas," imbuhnya.
Baca Juga: Heboh! Dilirik Jurnalis Luar Negeri, Pratama Arhan Direkomendasikan ke Klub Raksasa Italia
Jika diperlukan, mulai Senin depan pihaknya akan mengaktifkan pembatasan aktifitas masyarakat untuk memutus mata rantai Covid-19. Pihaknya bakal melakukan pembatasan jumlah ASN yang masuk kantor, jam oprasional mall dan beberapa pembatasan lain.
"Mekanismenya seperti pembatasan saat level 2. Yang tadinya warung bisa buka sampai jam 10 malam, kini hanya boleh buka sampai jam 9 malam saja," imbuhnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi, Birrul Walidain dan Andre Oktaviansyah Resmi Bergabung
-
Ungguli Jatim dan Jabar, Jateng Pimpin Penyaluran Kredit Perumahan Nasional
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku
-
Semarang Capai UHC 100 Persen, BPJS Kesehatan Perluas Layanan Jantung hingga Kanker