SuaraJawaTengah.id - Pemkab Purbalingga menginformasikan bahwa cakupan vaksinasi COVID-19 bagi kelompok lansia di wilayah setempat telah mencapai 71,53 persen dari target sasaran.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jusi Febrianto menjelaskan, sebanyak 70.734 orang lansia di wilayah ini sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama sejak pelaksanaan vaksinasi massal dimulai.
"Jumlah 70.734 itu berarti sudah mencapai 71,53 persen dari 98.887 sasaran vaksinasi lansia di wilayah ini," kata Jusi dikutip dari ANTARA, Minggu (13/2/2022).
Kendati sudah melebihi 70 persen namun pihaknya masih terus berupaya guna meningkatkan lagi cakupan vaksinasi bagi kelompok lansia.
"Kami berharap bisa mencapai hingga 100 persen, terutama di tengah munculnya varian baru COVID-19 yakni Omicron, maka vaksinasi adalah salah satu cara untuk meningkatkan perlindungan bagi kelompok lansia," paparnya.
"Vaksinasi untuk lansia ini sangat penting untuk memberikan perlindungan terhadap COVID-19 khususnya varian baru Omicron, karena kelompok yang paling rentan terhadap potensi penularan COVID-19 merupakan lansia," ujar dia.
Dia juga menambahkan, dari 70.734 lansia yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, 56.485 di antaranya telah mendapatkan dosis kedua.
"Bahkan sebanyak 10.599 lansia sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau dosis penguat, peningkatan cakupan dosis penguat ini terus kami upayakan," tegasnya.
Dia juga mengatakan untuk mengakselerasi vaksinasi bagi kelompok lansia pihaknya terus memperkuat sinergi dan koordinasi bersama seluruh instansi terkait termasuk TNI dan Polri.
Baca Juga: Dinkes Kota Bogor: Pasien Covid-19 di ICU Sebagian Besar Belum Divaksin
"Hingga kini kami juga masih terus memperkuat sinergi dengan sejumlah pihak terkait khususnya dengan TNI, Polri dan berbagai pihak lainnya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran